
Ilustrasi
JawaPos.com - Aparat keamanan di Kota Pekanbaru, Riau menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat). Salah satu sasarannya ruang bioskop mini dengan ruang private, M-Box Family Movie Box. Bioskop mini ini terdapat di Jalan SM Amin, Kecamatan Tampan.
Sabtu (25/3) malam, kepolisian Polsek Tampan melakukan razia cipta kondisi. Sekitar pukul 22.00 WIB, mendatangi M-Box. Saat memeriksa room 14, petugas memergoki sepasang muda-mudi yang ada di dalam sedang dalam keadaan tidak senonoh.
Un (18) dan RI (17) tampak terkejut ketika petugas masuk ke dalam ruangan. Wajah keduanya pucat. Keduanya tak banyak bicara saat diinterogasi.
Saat ditemui petugas, pasangan tanpa ikatan pernikahan ini ditemukan dalam kondisi celana separuh terbuka. Mereka mengaku berasal dari Duri dan saat ini tinggal di Jalan Paus, Kecamatan Bukitraya dan Jalan Jenderal.
“Kami belum kerja. Kami barusan sama-sama tamat sekolah SMA,” jelas pasangan muda itu seperti dikutip Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (27/3).
Pada saat petugas meminta kartu tanda penduduk (KTP), keduanya beralasan bahwa kartu identitas mereka masih dalam prosese pembuatan. “Belum ada, Pak. Sekarang masih dibuat,” alasan mereka lagi yang penuh ketakutan.
Keduanya mengaku baru pertama kali di tempat tersebut menonton bersama-sama dengan tarif Rp 100.000 per film. "Baru kali ini ke sini. Tadi barusan lima menit di dalam room,” ujar Un.
Atas perilaku yang tak senonoh yang mereka lakukan, pasangan remaja itu langsung dibawa ke Mapolsek Tampan untuk dilakukan pendataan dan membuat perjanjian.
Pantauan Riau Pos di lokasi, beberapa ruangan (room) di M-Box Movie Family Box, pintunya bisa dikunci dari dalam oleh para pengunjung yang ingin menonton.
Saat razia, banyak pengunjung yang ditemukan. Akan tetapi, dengan kondisi room yang terkunci dari dalam, petugas sedikit terhalang untuk melakukan pemeriksaan.
Ipan, salah seorang karyawan M- Box Movie Family Box saat dijumpai Riau Pos mengatakan, bahwa kunci dari dalam room tersebut sudah pernah dibuka sebagian. Namun entah kenapa kunci tersebut kembali dipasang lagi. “Nggak tahu. Manajernya sedang tidak ada,” ujar Ipan saat Riau Pos menanyakan keberadaan atasannya.
Setelah melakukan razia di lokasi itu, jajaran Polsek Tampan yang dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Tampan Iptu Herman dan sebanyak 20 personelnya langsung melakukan razia dibeberapa tempat hiburan malam lainnya. (ali/man/*3/yls/iil/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
