
Tersangka IS saat diamankan polisi
JawaPos.com - Panti asuhan yang harusnya menjadi tempat berteduh paling nyaman bagi para anak-anak yatim, piatu, fakir miskin maupun tempat pembinaan bagi anak bermasalah hukum, berubah menjadi tempat paling menakutkan.
Setidaknya hal itu yang dirasakan enam anak asuh di panti asuhan Al Hijrah, Kelurahan Tuladenggi, Kota Gorontalo, masing-masing MD (14), NS (14), CA (15), KI (15), LP (16) dan MS (16). Mereka diduga menjadi korban pencabulan. Pelakunya pimpinan panti asuhan itu sendiri berinisial IS (42).
Kasus pencabulan ini terbongkar setelah tiga anak asuh MD, NS dan CA berhasil kabur dari panti asuhan yanh dipimpin IS itu. Diduga mereka tidak tahan lagi dengan perbuatan IS, pria yang selama ini dianggap orang tua bagi mereka.
Kaburnya tiga anak asuh dari panti asuhan ini menimbulkan kecurigaan orang tua mereka. NU orang tua NS kemudian menginterogasi anaknya, sebab NS menyatakan tak ingin lagi balik ke panti asuhan itu. Sangat mengejutkan, ketika NS mengaku tidak tahan hidup di panti asuhan karena mendapat perlakuan pelecehan seksual dari pimpinan panti sendiri. NS bahkan diduga telah disetubuhi IS.
Tidak terima dengan anaknya yang diduga menjadi korban pencabulan, NU lalu mendatangi Markas Polda Gorontalo dan melaporkanya, Jumat (24/3). "NU mengadukan pemilik panti asuhan karena melakukan tindak pencabulan terhadap anaknya, NS,"kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Gorontalo AKBP Ary Donny Setiawan, sebagaimana dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group).
Tak menunggu lama, polisi kemudian bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pimpinan panti asuhan yang khusus menangani anak-anak bermasalah hukum itu. Dari hasil pengembangan polisi, kata AKBP Ary Donny, korban pencabulan yang diduga dilakukan IS tidak hanya NS, tapi terdapat lima anak asuh lainya yang masih berusia 14-16 tahun.
Lebih memiriskan lagi, tindakan tidak terpuji ini dilakukan IS sejak tahun 2016 lalu, dan diduga berulang-ulang kali kepada setiap anak. Sayangnya, polisi tidak membeberkan modus IS mencabuli anak-anak asuhnya itu. “Kasus ini masih dalam tahap pengembangan, kemungkinan bertambahnya korban masih mungkin terjadi,”ujar Donny.
Menurut Donny, pihaknya sangat menseriusi persoalan ini, termasuk masih akan mendalami pengakuan-pengakuan korban, dari aksi pencabulan, lari dari panti hingga akhirnya berani mengadukan ke orang tua mereka. IS sendiri kini telah di tahan di sel Mapolda Gorontalo dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Untuk sementara, IS dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 M.
Sementara itu, saat Gorontalo Post mendatangi langsung Panti Asuhan pimpinan IS itu, sore kemarin, suasanya tampak sepi. Hanya ada sebuah mobil minibus terparkir di luar panti. Tak hanya itu, papan nama panti yang terletak di tepi jalan juga telah dihapus. Sayangnya, tak ada satupun dari para penghuni panti ataupun orang yang berada di dalam panti itu yang mau melayani awak media.
Mereka bahkan terlihat menghindar dari wartawan. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namannya mengaku, sejak adanya persoalan pencabulan itu terungkap, seluruh penghuni panti mulai menutup diri dari warga sekitar. “Dorang (mereka) so (sudah) tertutup, tidak lagi jaga dapa lia (lihat) diluar,” ujar wanita paruh baya itu singkat sambil berlalu. Polisi sendiri masih terus mendalami kasus ini, termasuk melakukan pemeriksaan intens terhadap tersangka maupun korban. (tr-45/sad/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
