
Pengagas Agama Angkasa Nauli Sabar Nababan
JawaPos.com - Kepolisian bergerak cepat dalam melakukan penelusuran paska deklarasi agama baru yaitu Agama Angkasa Nauli (AAN) yang dideklarasikan oleh Sabar Nababan yang diketahui sebagai seorang dosen perguruan tinggi di Mataram.
Kepolisian telah turun langsung meminta klarifikasi pihak terkait. " Yang bersangkutan memang sudah dimintai klarifikasinya Minggu siang (19/3). Ini baru pemeriksaan awal terhadap yang bersangkutan," ujar Kabid Humas Polda NTB AKBP Tribudi Pangastuti seperti ditulis Radar Lombok (Jawa Pos Group), Selasa (21/3).
Selain itu, kepolisian juga disebutnya sudah meminta keterangan dari orang terdekat atau keluarga Sabar Nababan. Dari hasil keterangan yang diperoleh menyatakan, Sabar Nababan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). "Itu keterangan dari istrinya," katanya.
Polisi, kata Tribudi, saat ini akan melakukan pendalaman. Polisi akan mengecek kapan dan berapa lama Sabar di rawat di rumah sakit jiwa sesuai dengan keterangan yang disampiakan oleh istrinya. Nababan sendiri disebutnya sudah mengakui memposting ajakan AAN di media sosial.
"Dia sudah mengakui memposting ajakan tersebut. Tapi kita belum sampai kepada menanyakan pernah dirawat di RSJ kepada yang bersangkutan," imbuhnya.
Penelusuran kasus tersebut menurutnya ditangani oleh Polres Mataram. Hasil permintaan keterangan ini juga nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak kampus tempat Sabar Nababan mengajar.
Tribudi juga mengakui bahwa sudah ada laporan masyarakat yang masuk ke kepolisian terkait dengan AAN ini. Laporan tersebut kemudian dijadikan acuan untuk menelusuri kasus tersebut.
"Sudah dilaporkan oleh masyarakat. Sekarang segala aktivitas di media sosial yang bersangkutan dalam pantauan kepolisian," tandasnya.(gal/ami/cr-met/nas/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
