Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Maret 2017 | 16.49 WIB

Kasihan, Orang Gila Babak Belur Dituduh Penculik

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Berita hox tentang maraknya penculikan di media sosial, berdampak tak baik di tengah masyarakat. Sejumlah kasus ditemukan banyak warga menghakimi orang gila bahkan pemulung karena diduga pelaku penculikan. Warga diminta tak termakan provokasi terhadap isu penculikan.

"Gara-gara berita hoax itu, kasihan orang gila benaran dan pemulung tiba-tiba jadi amuk massa karena dituduh sebagai penculik. Masyarakat harus bijaklah dalam mensikapi apa yang ada di Medsos saat ini," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Kuncahyadi, Jumat (17/3).

Kuncahyadi mengungkapkan, kejadian orang gila yang diamuk massa terjadi juga di Kendal. Dicurigai sebagai penculik, orang gila dimassa hingga babak belur. "Kasihan, mereka tidak salah dan tidak tahu apa-apa, tapi dicurigai sebagai penculik dan dimassa sampai babak belur," terang dia.

Kuncahyadi menyatakan, atas kejadian salah sangka itu, masyarakat diharap jangan main hakim sendiri tanpa bukti yang jelas, sehingga orang yang tidak bersalah menjadi korban. Lebih baik dilaporkan ke pihak berwajib jika mengetahui ada yang mencurigakan. "Jangan emosi dan main hakim sendiri, laporkan saja ke aparat atau ke kantor dinas," ungkap dia.

Kuncahyadi menambahkan, sampai saat ini banyak orang gila yang masih di jalan-jalan. Petugas juga rutin melakukan operasi mengamankan orang gila yang ditemui di jalanan untuk dibawa ke RSJ di Semarang. "Selama tahun 2017 ini sudah ada 25 orang yang dibawa ke RSJ Semarang," imbuh dia.

Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, karena bisa berakibat fatal bagi korban salah sasaran. Untuk itu sebaiknya jika ada yang mencurigakan agar melaporkan kepada aparat, supaya bisa segera ditangani supaya tidak ada yang menjadi korban.

"Berita-berita hoax memang meresahkan, tapi masyarakat jangan main sendiri. Laporkan saja ke aparat," tandas dia. (nur/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore