
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga Dukuh Brebesan Desa Sidosari, Kecamatan Kesesi, menemukan mayat bayi laki-laki yang masih lengkap dengan ari-ari, Jumat (17/2). Bayi ditemukan di sebuah selokan saluran air dengan kondisi mengenaskan. Diduga bayi malang itu dibuang orang tua yang melakukan hubungan terlarang.
Penemuan pertama kali oleh warga setempat Siti (52) saat sedang mencabuti rumput di sekitar saluran air. Tak lama kemudian ketika di lokasi, ia melihat bangkat yang dikerumuni lalat. Sesaat ia tak menghiraukan karena mengira bangkai tikus. Tetapi, setelah didekati ternyata mayat bayi yang masih lengkap dengan ari-aring masih menempel dengan perut.
Sontak Siti Munati memberitahukan ke Jaitun yang selanjutnya memberitahukan ke para tetangga di Kades setempat. "Saat saya di rumah ada yang datang, sekira pukul 13.45 Pak ada bayi mati diselokan saluran pembuangan air. Saya tadinya tak percaya, namun setelah saya cek lokasi benar akhirnya saya memberitahukan kepada petugas yang tak lama kemudian datang ke lokasi," terang Kepala Desa Sidosari, Kesesi, Sukri kepada Radar Pekalongan (Jawa Pos Group).
Diakui, sebelumnya saluran air tersebut banjir karena usai hujan deras. "Semalam hujan deras bisa juga mayat tersebut sebelumnya terbawa banjir," imbuhnya.
Atas kejadian itu, warga sekitar yang mendengar langsung berbondong-bondong ke lokasi untuk menyaksikan penemuan bayi tersebut. Adapun anggota Polsek Kesesi bersama Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan yang tiba di lokasi langsung memintai kerangan sejumlah saksi dan mengevakuasi sesosok bayi laki laki panjang 30 cm berat kurang lebih 1 kg dengan tali pusar masih menempel diperkirakan usia janin masih 6 bulan ke Puskesmas Kesesi I.
Sementara Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto ketika dikonfirmasi membenarkan. Menurutnya kasus temuan mayat bayi masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi. "Kasus ini masih ditangani anggota Polres Pekalongan dan Polsek Kesesi," terangnya. (yon/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
