
Aksi para pelajar di Bundaran simpang Lima Gorontalo Minggu (12/2)
JawaPos.com - Puluhan pelajar Gorontalo yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Sekolah Hizbut Tahrir Indonesia melakukan aksi damai menolak perayaan valentine yang banyak dirayakan kaum muda. Bagi mereka, valentine merupakan budaya barat yang tidak sesuai dengan budaya timur terutama di Indonesia. kemarin, Minggu (12/1).
Dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group), aksi yang dilakukan di bundaran simpang lima Kota Gorontalo Minggu (12/2) ini cukup mendapat perhatian dari para warga yang lewat. “Saya kira masih lanjutan aksi 112 kemarin, ternyata hanya anak-anak skolah, tapi saya apresiasi gerakan mereka ini, karena pergaulan pelajar-pelajar sekarang ini terlalu bebas dari pengawasan orang tua,” ujar Sofyan, warga setempat.
Dalam aksi yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini, mereka menyampaikan penolakan terhadap seks bebas, minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang kerap familiar saat para remaja maupun orang dewasa yang sedang memadu kasih ini merayakan Valentine Days.
Ketua Lembaga Dakwah Sekolah Hizbut Tahrir Gorontalo, Ibrahim Naki mengatakan, aksi ini mereka lakukan karena melihat gaya hidup pelajar, termasuk yang ada di Gorontalo, yang menurutnya sudah melenceng dari falsafah yang dianut daerah ini, yakni adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah.
“Tren anak muda sekarang sudah terlalu ke barat-baratan, gaya hidup yang lebih condong ke hal-hal yang negatif ini seakan bukan hal yang tabu lagi.
Apalagi ditambah gencarnya perayaan hari kasih sayang di bulan ini yang terus memborbardir para remaja, untuk itu kami disini menolak keras perayaan hari Valentine karena sangat merusak moral dan masa depan bangsa kita, ” ujar Ibrahim Naki, disambut teriakan takbir dari para peserta aksi lain di belakangnya.(tr-55/sad/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
