
Masyarakat menyaksikan dua mayat di selokan kawasan persawahan. Mayat korban (inset)
JawaPos.com - Dua mayat pemuda ditemukan tewas mengambang di parit persawahan Jalan Raya Dusun/Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 08.30, Minggu pagi (12/2). Data di lapangan menyebutkan, dua mayat tersebut bernama Edi purwanto bin Tompo, 25, warga Dusun Ngrayung, Desa Segunung Kec. Dlanggu, dia merupakan karyawan sebuah pabrik di Sidoarjo. Sedangkan, satu korban lainnya adalah M. Soleh, 20, asal Dusun Ngrayung, Desa Segunung Kecamatan Dlanggu, berprofesi sebagai tukang las.Saat ditemukan merekan sama-sama mengenakan kaos bertuliskan Saudara New Pallapa
Hingga kini belum diketahui penyebab kematian keduanya. Namun, polisi menyebutkan, saat ditemukan, pada bagian kepala kedua korban terdapat bekas benturan benda tumpul ”Penyebab tewasnya dua korban ini belum jelas.Tapi memang ada luka-luka, bekas benturan benda tumpul,” ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Kedua mayat korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk mengungkap penyebab tewasnya dua pemuda tersebut. Apakah akibat pembunuhan dengan penganiayaan atau karena penyebab lain. ”Belum mengarah ke sana (pembunuhan, Red). Masih misterius. Makanya akan divisum dulu di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur,” tegas Budi.
Pantauan di lokasi atau di depan SMPN 1 Dlanggu, korban pertama terlihat dalam kondisi telungkup di parit dengan kepala menghadap ke utara. Korban memakai celana pendek jeans warna hitam, dan kaus hitam di punggungnya bertuliskan Saudara New Pallapa.
Sementara mayat ke dua dalam kondisi telentang dengan kepala menghadap selatan, berjarak hanya beberapa sentimeter dengan kepala korban pertama. Korban kedua ini memakai kemeja hitam, kaus dalam biru, dan celana pendek jeans warna biru.
Kedua mayat ditemukan komunitas anak punk melintas di sekitar lokasi. Yaitu ketika salah seorang dari mereka hendak kencing di sekitar parit. Anak Punk itu kemudian dikejutkan dengan dua mayat mengambang dengan posisi saling berdekatan. Salah satu di antaranya terlihat mengenakan kaus hitam bertuliskan Sahabat New Pallapa (NSP) di bagian punggung.
”Sewaktu saya jaga di SMPN 1 Dlanggu dan sedang bersih-bersih di taman, tiba-tiba ada sekelompok anak punk asal Surabaya berteriak-teriak. Bahwa ada orang meninggal di sungai (parit persawahan, Red),” ungkap Suntawan, 33, penjaga SMPN 1 Dlanggu, asal Dusun/Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Mendengar teriakan itu, Suntawan kemudian mendatangi segerombolan anak punk sekaligus memastikan kabar adanya dua mayat di selokan parit. ”Saat itu saya mengajak Hadi (pemilik warung dan bengkel sepeda), untuk mendatangi lokasi,” paparnya.
Dan memang benar, keduanya melihat dua mayat mengambang di lokasi yang kondisi pakaiannya masih lengkap. ”Tapi, saya tidak melihat ada bekas atau tanda-tanda orang berkelahi,” paparnya.
Salah satu anak punk, Moh. Yudha, 15, mengungkapkan, dia yang kali pertama menemukan dua mayat korban di lokasi. Dia menceritakan, saat itu, dia bersama 18 anak punk asal Surabaya menumpang mobil pikap dari simpang tiga Pasar Dlanggu hendak menuju kawasan objek Wanawisata Air Panas Padusan Pacet.
Namun, dalam perjalanannya, mobil yang mereka tumpangi berbelok ke Desa Mojokarang. ”Sehingga saya bersama teman-teman turun, dan mencari tumpangan lagi,” ujar remaja asal Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya ini.
Nah, pada saat temannya mencari tumpangan lagi, dia melangkah ke parit tidak jauh dari Jalan Raya Dusun/Segunung, Kecamatan Dlanggu, untuk buang air kecil. ”Di situ saya melihat di sungai ada dua mayat,” tandasnya. Yudha lantas berteriak dan memanggil teman-temannya.
Mereka kemudian berkumpul dan berlari menuju Dusun Mojo, Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu, untuk memberitahukan kepada warga. ”Tak lama warga langsung berdatangan melihat dua mayat itu,” tandas Yudha.(ris/mik-JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
