
Babi yang diternak warga di Dam Duriangkang yang diduga mencemari air Dam Duriangkang.
JawaPos.com - Setelah lama didesak agar peternakan babi yang berada di sekitar Dam Duriangkang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) untuk dimusnahkan, akhirnya Badan Pengusahaan (BP) Batam mengambil tindakan tegas.
Tidak hanya hanya peternakan babi, BP Batam juga akan menertibkan aktivitas ilegal di sekeliling Dam Duriangkang. Mulai dari 200 rumah liar (ruli), 20 titik keramba apung, 20 titik kolam darat, dan 500 hektare perkebunan.
"Kemarin banyak masukan juga di beberapa tempat lain ada juga kegiatan ilegal seperti ini, namun kami terlebih dahulu fokus mensterilkan kawasan Dam Duriangkang," kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Andi Antono seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (10/2).
Andi menjelaskan, tanah di sekitar dam selama ini digali dan diisi air untuk budidaya ternak lele. Begitu juga dengan pohon-pohoon besar ditebangi oleh oknum masyarakat untuk ditanami dengan berbagai pohon-pohon yang menghasilkan seperti pisang dan nangka. "Ditebangnya pohon besar, mengurangi daya serap air, serta menyebabkan erosi juga. Debit air jadinya berkurang," sambungnya.
Dia mengungkapkan, alasan fokus BP Batam dalam penanganan aktivitas ilegal di sekitaran Dam Duriangkang yakni tak ingin kejadian Dam Baloi terulang. "Lihat Dam Baloi, sekitarnya penuh ruli dan aktivitas lainnya. Sehingga merusak kualitas air dan debitnya. Kami tak ingin hal ini terjadi juga di Dam Duriangkang," tuturnya.
Penertiban kegiatan ilegal ini dapat mengembalikan kapasitas desain awal Dam Duriangkang. "Sehingga nantinya pasokan air bagi masyarakat di Batam lancar," tuturnya.
Saat ini Dam Duriangkang bisa mengahasilkan sebanyak 3 ribu liter air perdetiknya. Bila normalisasi ini berhasil, Dam Duriangkang bisa mengahasilkan air 4 ribu liter air perdetiknya. "Maunya kita begitu," ucapnya.
Untuk penertiban ini, Direktur Ditpam BP Batam Budi Santoso mengatakan saat ini sedang dalam proses. "Ada tahapannya," ucapnya. (ska/iil/JPG)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
