
Ilustrasi
JawaPos.com - Nyawa Usep Suhaya (35) tidak tertolong. Kepala hampir putus setelah dianiaya DH alias Kiki (23) di Kampung Palalangon, Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jumat (3/2) pagi. Usep akhirnya tewas di tempat setelah pendarahan yang hebat.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Jajat (60), kerabat korban. Saat ditemukan warga, kondisi kepala Usep dibacok oleh DH dengan menggunakan parang hingga nyaris putus.
Kapolsek Cileunyi Kompol Dadan Suryana menuturkan, sebelum kejadian Usep dan DH sempat bersitegang. “Jadi pelaku ini cucu angkat saudara Jajat. Kejadiannya korban membentak-bentak Jajat karena barang-barangnya dikeluarkan dari rumah tanpa seizin pelaku,” kata Kompol Dadan Suryana.
Dadan melanjutkan, Jajat awalnya berniat memperbaiki rumahnya yang sedang korban tumpangi sejak enam bulan lalu. Pelaku akhirnya mengeluarkan semua barang-barang milik korban karena si korban tak kunjung pulang dalam beberapa hari terakhir.
Setelah melihat barang-barangnya dikeluarkan, korban pun naik pitam. Usep mulai mencaci maki Jajat secara habis-habisan. Pelaku sempat keluar rumah untuk melerai perselisihan antara Usep dan Jajat. Sialnya korban justru memukul pelaku dengan tangan kosong.
“Tak terima di pukul dan sakit hati kakeknya dibentak, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah mengambil parang. Dan pelaku gelap mata akhirnya melakukan penganiayaan kepada korban hingga tewas,” tambah dia.
Pelaku melarikan diri seusai menganiaya korban hingga tewas. Saat ini, kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri fisik korban dan tengah melakukan pengejaran. Polisi juga sudah melakukan olah TKP dibantu Tim Inafis Polres Bandung, serta mengamankan beberapa barang bukti.
"Antara lain satu buah pahat, satu buah parang dan satu buah golok. Sementara saudara Jajat terlihat masih syok atas kejadian tersebut,” kata dia.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih oleh pihak kepolisian untuk kepentingan visum. Sedangkan rumah milik Jajat terlihat sepi dan tertutup garis polisi yang masih terpasang mengelilingi halaman rumah Jajat. (pj/fer/yuz/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
