
Ilustrasi
JawaPos.com - Priyo, warga Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo menjadi salah satu korban penipuan dengan cara hipnotis yang belakangan marak di Kota Gorontalo. Pria yang sehari-harinya menarik bentor itu tanpa sadar mengirimkan pulsa Rp 200 ribu sebanyak 7 kali kepada orang tak dikenal (OTK) yang menelponnya, Rabu (1/2).
Dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group), kejadian bermula saat Priyo menerima telepon dari seseorang yang mengaku bernama Pranta Wahidin. OTK itu memberitahukan kepada Priyo bahwa ia (Priyo,red) telah memenangakan undian di salah satu televisi nasional sehingga berhak menerima hadiah sebesar Rp 20 juta.
Priyo yang kaget dengan informasi itu awalnya tidak percaya. Sebab, ia merasa tidak pernah ikut undian televisi selama ini. Hanya saja karena ingin adu keberuntungan, ia menayakan kepada pria itu bagaimana cara untuk mengambil uang tersebut.
OTK tersebut menjawab bahwa uang tersebut akan dikirimkan ketika Priyo siap untuk mengikuti salah satu persayaratan yaitu mengirimkan pulsa Rp 200 ribu sebanyak 7 kali dinomor yang sudah ditetapkan oleh pihak panitia.
Priyo yang masih sadar lantas mengurungkan keinginannya karena curiga hal tersebut merupakan modus penipuan. Namun lama-lama setelah diberikan penjelasan oleh orang tersebut, Priyo rupanya mulai terpengaruh.
Apalagi dialeg yang digunakan oleh penelpon misterius itu cukup meyakinkan. Cukup 15 menit berbicara, Priyo seperti sudah terhipnotis dan bersedia mengikuti arahan dari orang tersebut.
Priyo pun segera menuju salah satu konter di Jl. HB Yasin Kota Gorontalo kemudian meminta pemilik konter untuk mengirim pulsa 200 ribu sebanyak 7 kali ke nomor yang dikirimkan oleh penelpon misterius tersebut.
Setelah pulsa tersebut terkirim, Priyo kemudian langsung sadarkan diri. Betapa kagetnya ia setelah diberi tahu oleh Anto, pemilik konter bahwa Priyo baru saja membeli pulsa 200 ribu sebanyak 7 kali. Sehingga total yang harus dibayarnya sebesar Rp 1,4 juta.
Syok dengan hal itu, Priyo coba menghubungi kembali nomor orang yang menelponnya tersebut. Namun nomor tersebut sudah tidak lagi aktif. Anto pemilik konter tetap meminta bayaran dari Priyo, sementara Priyo yang merasa tertipu langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Tengah.
Kapolsek Kota Tengah Iptu Mohammad Faisal Manoppo membenarkan kejadian tersebut. Menurut Iptu Mohammad pihaknya masih melakukan pelacakan kepada nomor yang telah mengubungi korban.
“Kita masih mencari tahu siapa dan darimana nomor itu berasal,” jelasnya, Kamis (2/2). Menyusul kejadian ini, Iptu Mohammad mengimbau seluruh masyarakat Gorontalo agar waspada dengan penipuan melalui lewat seluler. Masyarakat harus berhati-hati dalam menerima telepon dari pihak-pihak tertentu. Apalagi menyebut sebagai pemenang undian. Sebab, kemungkinan besar itu adalah penipuan. (tr-49/sad/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
