
Ilustrasi
JawaPos.com- Aksi perampasan motor dengan kekerasan kembali marak di jalanan Kabupaten Probolinggo. Sepanjang Rabu (1/2) terdapat dua begal motor di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, dan Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Dua kejadian tersebut berlangsung dalam waktu tidak terlalu lama.
Selain membawa kabur motor korban, kawanan begal itu tidak segan melukai korbannya. Salah seorang korban hingga tadi malam mendapat perawatan intensif di RSUD dr Moh. Saleh karena mengalami luka serius di bagian perut.
Aksi begal pertama terjadi di Desa Ngepung, Sukapura, sekitar pukul 10.00. Yang menjadi korban adalah pasangan pengantin baru, Mashuri, 22, dan Rohmah, 20, warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pagi kemarin pasutri itu hendak jalan-jalan menikmati keindahan lereng Bromo. Saat mereka asyik menikmati view lereng Bromo, dua pelaku datang menghampiri sambil membawa celurit. Dua pelaku yang lain menunggu tidak jauh dari lokasi.
’’Lokasinya itu tidak tepat di pinggir jalan raya, tapi masuk jalan desa sekitar 50 meter dari jalan raya Desa Ngepung. Tempat itu memang bagus untuk melihat view di daerah Sukapura,’’ kata Kapolsek Sukapura AKP Noer Choiri kemarin.
Dua pelaku lantas meminta motor Yamaha Vixion milik korban. Bahkan, salah seorang di antara mereka menyabetkan celurit ke perut Mashuri. Akibatnya, korban roboh bersimbah darah.
Mengetahui suaminya roboh, Rohmah berupaya lari dan meminta pertolongan. Kawanan pelaku tersebut segera kabur dengan membawa motor korban. ’’Diduga kuat, korban Mashuri melawan. Sedangkan korban Rohmah selamat karena lari,’’ ungkapnya.
Mashuri yang terkapar segera dibawa ke Puskesmas Sukapura. Lantaran kondisinya parah, dia dirujuk ke RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo.
Mashuri tiba di IGD RSUD dr Moh. Saleh sekitar pukul 11.30. Dia langsung mendapat penanganan medis. ’’Lukanya parah. Bagian perutnya kena senjata tajam yang mengakibatkan luka serius,’’ kata seorang perawat yang enggan disebutkan namanya.
Budianto, sepupu korban, menceritakan bahwa Mashuri dan Rohmah merupakan pasangan pengantin baru. Keduanya menikah seminggu lalu. ’’Saya tidak tahu pasti ceritanya (dia dibegal). Kemungkinan mau wisata ke Bromo,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo di IGD RSUD.
Kapolsek Sukapura AKP Noer Choiri menyatakan, hingga kemarin kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya hingga kini belum meminta keterangan istri Mashuri karena masih shock.
Berselang sekitar 30 menit dari aksi begal di Ngepung, perampas motor kembali beraksi. Kali ini terjadi di jalan raya Desa Purut, Kecamatan Lumbang.
Korbannya adalah Wahyu P., 47, warga Perumahan Sawo Jajar, Danau Bratang Timur H5/A7, Kota Malang. Saat itu dia membonceng temannya, Susanti, 45, warga Tandes, Surabaya. Motor Honda Vario milik korban dibawa kabur kawanan begal tersebut. (mas/mie/c4/end)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
