Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 04.07 WIB

Hhii.. Ada Mayat Bau Busuk Tergantung di Pohon, Nih Fotonya

Mayat yang tergantung di pohon Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalsel, Rabu (25/1). - Image

Mayat yang tergantung di pohon Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kalsel, Rabu (25/1).

JawaPos.com - Warga Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, digegerkan dengan penemuan mayat tergantung di pohon. Kondisi mayat  sudah buruk dan mengeluarkan bau tak sedap.


Mayat yang diketahui bernama Syahrial (29) tersebut pertama kali ditemukan kemarin (25/1) sekitar pukul 11.00 Wita oleh Ketua RT setempat M Arsyad, bersama H Hendri yang merupakan pemilik lahan tempat ditemukannya mayat tersebut. "Saya ke sini diajak H Hendri, untuk memastikan yang tergantung di kebunnya mayat atau boneka. Sebab, H Hendri pada hari sebelumnya sudah melihat tapi tak berani mengecek sendiri," kata M Arsyad. 


Saat memastikan bahwa yang tergantung dengan leher terikat kain tersebut adalah mayat, M Arsyad kemudian langsung menghubungi Polsek Banjarbaru Timur agar ke lokasi. "Saya langsung lapor polisi, tak lama mereka langsung datang," tambahnya. 


Ketika sampai di lokasi, anggota Polsek Banjarbaru Timur langsung melakukan olah TKP. Dibantu anggota BPK Landu, mereka menurunkan mayat Syahrial lalu dibungkus menggunakan kantong mayat. Setelah itu dibawa ke RSUD Idaman.


Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi mengungkapkan, dari hasil olah TKP kematian Syahrial diduga karena bunuh diri. "Kita lihat dia tergantung, jadi kemungkinan korban meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri," ungkapnya.


Ia menambahkan, dugaan bunuh diri juga dipastikan dengan informasi dari keluarganya. Bahwa Syahrial selama ini selalu hidup menyendiri, seakan menahan merasakan beratnya hidup. "Mungkin hidupnya merasa tertekan, jadi bunuh diri," tambahnya. 


Sementara itu, Kakak korban Halimah terlihat tak mampu menahan tangis saat melihat mayat adiknya Syahrial tergantung dengan kondisi mengenaskan. "Kasihan dia," ujarnya.


Ia menuturkan, sebelum ditemukan menjadi mayat Syahrial tak pulang ke rumah sekitar sepekan. "Dia memang jarang pulang ke rumah. Dia lebih suka berdiam seorang diri di kebun, paling pulang ke rumah sebentar," ujarnya. (ris/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore