
Ilustrasi
JawaPos.com - Masyarakat Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel digegerkan adanya bendera Tiongkok berkibar di dermaga milik PLTA PT Asri Gita. Semula bendera itu dikira lambang Partai Komunis Indonesia (PKI), namun setelah dicek ternyata bendera negara Tiongkok.
Penurunan ini setelah diminta oleh anggota Babinsa Koramil Mariana, Serka Roni, atas laporan masyarakat sekitar. “Saat itu saya dapat laporan dari warga yang menggunakan speedboat sekitar pukul 09.00 WIB. Melihat ada bendera yang mirip dengan bendera komunis atau PKI di pelabuhan salah satu perusahaan,” ujar Camat Banyuasin I, Nopa Redy yang dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Sabtu (21/1).
Dikatakan Nopa, dari laporan warga itu dia meminta anggota Koramil Mariana melakukan pengecekan secara langsung. Begitu dicek oleh anggota babinsa, ternyata bukan bendera komunis. Melainkan bendera RRT. Agar tidak menjadi polemik lebih besar, maka anggota babinsa meminta kepada security perusahaan tersebut untuk menurunkan bendera negara RRT itu setelah berkoordinasi dengan pihak perusahaan. “Jadi diturunkan sekitar pukul 11.30 WIB,” jelasnya.
Sejatinya, kata Nopa tidak ada masalah pemasangan bendera RRT di perusahaan itu. Karena di lokasi tersebut, juga ada bendera Indonesia. Bahkan bendera Indonesia lebih tinggi dibandingkan bendera RRT, di halaman kantor perusahaan tersebut. Sebab pemasangan bendera negara asing telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.
Disebutkan dalam pasal 23 ayat 1, apabila bendera kebangsaan dipasang bersama-sama dengan bendera kebangsaan asing, maka bendera-bendera itu dikibarkan pada tiang-tiang tersendiri yang sama tingginya dan sama besarnya. Sedangkan ukuran-ukuran bendera-bendera itu sama atau kira-kira sama.
Kemudian ayat 2 huruf (a), jika hanya ada sebuah bendera asing, maka Bendera Kebangsaan dipasang di sebelah kanan. Lalu huruf (b), jika ada bendera dari beberapa negara asing, maka semua bendera itu dipasang pacta suatu baris, Bendera Kebangsaan ditempatkan di tengah jika jumlah bendera-bendera itu ganjil atau dipasang di tengah sebelah kanan jika jumlah itu genap.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi membenarkan adanya penurunan bendera RRT di PLTA PT Asri Gita tersebut. Dilakukan awalnya ada warga yang menduga kalau bendera berkibar di lokasi tersebut ada bendera komunis palu arit. “Padahal itu bendera RRT karena sama-sama warna merah,” imbuhnya.
Diakuinya, posisi bendera RRT dan Indonesia ada yang sejajar. Ada pula bendera Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan bendera RRT. “Kemudian diturunkan oleh sekuriti perusahaan atas permintaan babinsa dan anggota polsek. Ini dilakukan agar tidak ada polemik di kemudian hari atas kejadian ini,” sebutnya. (qda/air/ce1/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
