Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 17.14 WIB

Mie Instan Mengandung Babi, Mahasiswa UGM Siap Bertanggung Jawab Soal...

Ketua MUI Sumenep KH A. Safradji saat menanyai pemilik toko Delapan Falentin Kusno. - Image

Ketua MUI Sumenep KH A. Safradji saat menanyai pemilik toko Delapan Falentin Kusno.

JawaPos.com - MUI Sumenep bekerjasama dengan mahasiswa seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Prodi Bahasa Korea Universitas Gajah Mada (UGM). Tujuannya untuk menerjemahkan tulisan yang tertuang di bungkus produk mie yang diduga mengandung babi. 



Ya, dalam kemasan mie tersebut hanya tertulis bahwa Korea dan membuat banyak pihak sedikit kesulitan. Setelah diterjemahkan, ternyata hasilnya sangat mengejutkan. Dalam kemasan itu tertulis bahwa mie tersebut mengandung babi.   



“Beberapa hari lalu kami membeli sebagai bukti dan sampel. Berhubung kemasan produk bertuliskan bahasa Korea, kami sedikit kebingungan memastikan apakah ada unsur babi,” Ketua MUI Sumenep KH A. Safradji.



“Nah, atas dasar itu kami harus ambil tindakan tegas. Apalagi yang menerjemahkan bahasa Korea di kemasan itu siap mempertanggung jawabkan dan tanda tangan di atas materai,” terangnya. 




Parahnya lagi, produk Samyang tidak ada label dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. “Kami khawatir ada unsur kesengajaan untuk mengelabuhi konsumen yang beragama Islam. Jelas, kalau ada orang tidak tahu akan mudah mengkonsumsinya,” ujarnya.  (daf/luq/JPG)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore