
Mahasiswa dan Pelajar yang tergabung dalam HPPMTL melakukan aksi damai di DPRD Tanah Laut.
JawaPos.com - Aksi mahasiswa yang menolak kenaikan biaya STNK dan BPKB, kenaikan BBM, dan kenaikan tarif listrik, kembali terjadi. Mereka yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Tanah Laut (HMPPTL) itu meluapkan aspirasi mereka ke DPRD Tala di Jalan A Syairani Kota Pelaihari, Senin (16/1).
Aksi yang dipimpin Ketua HMPPTL Pusat Hariyannor mengusung beberapa aspirasi, di antaranya persoalan kenaikan biaya STNK dan BPKB, kenaikan BBM, kenaikan tarif listrik, dan transparansi pembangunan di Tala.
Tidak itu saja, soal asrama Mahasiswa Tala di Banjarbaru dan Banjarmasin yang belum digunakan, turut diprotes. "Kenapa ini sudah dibangun kok belum ditempati," ucap Kordinator Aksi Hariyannor.
Dirinya mengaku kecewa dengan DPRD, karena tiga bulan sebelumnya telah mengajukan surat audiensi kepada pihak DPRD melalui Sekretaris Dewan, namun hingga sekarang tidak pernah ditanggapi. "Saya kecewa tidak dapat beraudiensi," tegasnya.
Hariyannor meminta para wakil rakyat dapat menindaklanjuti aspirasi mereka. Karena, semua yang mereka perjuangkan ketika itu untuk kepentingan rakyat.
Sementara itu, Ketua DPRD Tala Ahmad Yani menemui para mahasiswa didampingi belasan anggota Dewan mencoba berdialog dengan massa. "Kami akan menanggapi semua aspirasi ini," janjinya.
Dirinya menjelaskan, aspirasi mahasiswa dan pelajar yang disampaikan kepada mereka ada yang bisa langsung diteruskan dan ada yang memerlukan waktu. Seperti persoalan kenaikan biaya STNK dan BPKB, kenaikan BBM, kenaikan tarif listrik. Karena itu masuk kewenangan pusat, maka mereka perlu melakukan koordinasi lebih lanjut.
Sedangkan yang menyangkut kewenangan daerah, dewan berjanji akan menindaklanjutinya langsung dengan menginstruksikan Komisi III, agar terjun ke lapangan. "Komisi III didampingi mahasiswa akan mengunjungi lokasi asrama dimaksud," ungkapnya.
Ahmad Yani meminta aspirasi yang disampaikan ini juga akan disampaikan ke pihak eksekutif. Apalagi pada hari yang sama juga sedang digelar Rapat Paripurna Penyampaian Tiga Raperda oleh Pemkab Tala. "Semua ini akan kita sampaikan," janjinya. (ard/yn/ram/fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
