
Sejumlah siswa SMPN 5 Lubukalung, Padangpariaman, terpaksa berdiri di luar sekolah karena gerbang sekolah mereka diblokir pemilik lahan.
JawaPos.com - Pemilik lahan di SMPN 5 Lubukalung, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar memblokir gerbang bangunan sekolah tersebut dengan steger kayu. Akibat kejadian yang berlangsung Rabu (11/1) pagi itu membuat siswa di sekolah itu enggan masuk ke ruang belajar.
Informasi yang dihimpun, pemblokiran yang dilakukan oleh Yulius, pemilik tanah atas bangunan sekolah itu menagih kompensasi dari pihak sekolah. Bentuk kompensasi itu pembayaran sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya.
Siswa baru berani masuk ke dalam area sekolah yang berada persis di di Korong Simpangampek, Kampungpaneh, Nagari Airtajun, Kecamatan Lubukalung itu, setelah aparat kepolisian dari Polsek Lubukalung menyingkirkan steger kayu tersebut.
Kepala SMPN 5 Lubukalung, Ari Yunas mengatakan, pemblokiran itu disebabkan tuntutan pemilik tanah, Yulius, berupa kompensasi tak dipenuhi. Pembayaran kompensasi kepada Yulius dan adiknya tersebut tak dapat dipenuhi pihak sekolah sejak Desember 2016 karena ketiadaan anggaran.
Sekadar diketahui, Yulius meminta kompensasi iRp 500 ribu sampai Rp 1 juta per bulan sebagai imbalan atas pemanfaatan tanah tempat berdirinya fisik sekolah. “Pihak sekolah pun telah mencarikan solusi dengan menjadikan Yulius sebagai penjaga sekolah agar bisa digaji. Namun hal tersebut ditolak,” kata Ari yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Kamis (12/1).
Akibat persoalan ini, bantuan dari pemerintah pusat untuk pengembangan bangunan sekolah terpaksa dihentikan. “Bantuan yang kami terima dari pusat untuk perbaikan sekolah, harus dihentikan pembangunannya karena terkendala persoalan lahan yang sering diblokir Yulius,” katanya.
Ari menjelaskan, pemblokiran gerbang sudah sering dilakukan Yulius. Di antaranya tahun 2014, 2015, dan 2017. Untuk itu, dia berharap penyelesaian permasalahan itu seharusnya dilakukan secara komprehensif.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Padangpariaman, Yernizen menuturkan pihaknya telah membicarakan hal tersebut dengan Kepala SMPN 5 Lubukalung. (g/iil/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
