
Ilustrasi
JawaPos.com - Nasib guru honorer di Kabupaten Paser kini tak jelas. Hal itu imbas kewenangan pengelolaan SMA/SMK/sederajat yang tidak lagi ditangani Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota. Seluruhnya kini ditangani pemprov melalui Disdik Kaltim.
Biasanya gaji guru honorer berada pada kewenangan Disdik Paser. Namun pada 2017, Disdik dipastikan tidak lagi menganggarkan. Untuk dana sekolah juga menjadi tanda tanya. Kabar ini menjadi keresahan bagi sejumlah guru honorer, apalagi yang berada di bawah naungan sekolah negeri. Berbeda dengan guru di sekolah swasta.
“Ini dia yang masih menjadi pertanyaan, bagaimana nasib gaji kami tahun depan. Yang ada sekarang saja sudah miris, dipotong karena defisit. Semoga saja dengan beralih ke provinsi, bisa naik,” ujar seorang guru honorer di sebuah SMK kepada Kaltim Pos (Jawa Pos Group).
Sementara Kepala Disdik Paser Shafruddin mengaku belum tahu bagaimana nasib para guru honorer. Jumlahnya mencapai 576 orang. Yang jelas, kata dia, pada 2017, Disdik Paser tidak lagi menganggarkan gaji untuk guru honorer. Bahkan, dibeberkannya, kemungkinan terburuk, pemprov bakal menyebar pemerataan guru PNS yang ada di Kaltim. Hal itu untuk menutupi besarnya anggaran untuk gaji guru honorer.
“Akibatnya, guru honorer kemungkinan akan tersingkir,” kata Shafruddin, kemarin (16/12).
Di Paser, dia menuturkan, ada tiga kategori guru honorer berdasarkan gaji yang diterima. Pertama guru kontrak. Gajinya berasal dari anggaran Disdik, nilainya sama dengan honorer di SKPD lainnya, sekitar Rp 2,1 juta per bulan. Namun akibat defisit, kembali ke standar lama yakni sekitar Rp 1,5 juta.
Kedua guru honor yang sumber gajinya berasal dari sekolah, ditambah insentif dari bantuan operasional sekolah daerah (bosda). Terakhir, guru honorer yang gajinya murni hanya berasal dari kemampuan sekolah, tanpa ada tambahan insentif dari bosda. (*/jib/ica/k9/fab/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
