
Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial (kanan), saat mengunjungi Muhammad Alfatih Siregar, 3, di RSUD Embung Fatimah, Sabtu (10/12). Sebelum meninggal bocah nahas itu diduga mengalami kekerasan.
JawaPos.com BATAM - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melakukan penyelidikan atas kematian dari Muhammad Alfatih Ramadhan Siregar, keponakan dari Kopral Yoyok Yusrizal.
Aparat Lantamal IV pun mengambil keterangan dari orang tua asuh korban dan personel TNI AL lainnya.
Asisten Intelijen (Asintel) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, Kolonel Laut Iwan Setiawan menceritakan kronologi kejadian sebelum Alfatih ditemukan meninggal dunia.
Pada Senin (5/12) lalu, Yoyok membawa Alfatih ke Tanjungpinang untuk menghadiri acara silahturrahmi Lantamal IV Tanjungpinang.
"Di sana (Tanjungpinang, red), anggota (TNI AL) ganti-gantian gendong Alfatih. Anggota juga melihat bagaimana sayangnya Yoyok pada Alfatih, sudah seperti anak kandung sendiri. Makanya setelah melihat pemberitaan, mereka semua pada kaget," sebut Iwan Setiawan yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Senin (12/12).
Sehari sebelum Alfatih meninggal, Jumat (9/12), bocah itu terjatuh saat bermain. Alfatih pun mengadu pada Yoyok. "Yoyok juga tanya, ada yang sakit nak. Tapi katanya (Alfatih) nggak ada yang sakit," cerita Iwan.
Di hari Jumat itu, Alfatih pun kembali diboyong ke Batam. Sore itu, rencananya Yoyok hendak membawa Alfatih berobat ke rumah sakit, karena Alfatih mengeluh sakit gigi.
Selain itu, tubuh Alfatih juga panas (demam).
Ketika Alfatih hendak dimandikan, saat itu Yoyok menerima telepon. Dia pun meninggalkan Alfatih sendirian di kamar mandi.
Lantas ketika Yoyok kembali, dia pun terperanjat melihat Alfatih sudah 'nyemplung' ke dalam baskom air dengan posisi kepalanya di bawah.
Yoyok yang cemas, langsung membawanya ke klinik dan dirujuk ke Rumah Sakit Camatha Sahidya (Casa) di Mukakuning.
Namun, pihak rumah sakit kembali merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di Batuaji.
"Alfatih nggak pingsan. Masih bisa diajak ngomong waktu itu. Tapi karena ada luka lebam, orang rumah sakit pun melaporkannya ke KPPAD (Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak). Padahal, luka lebam itu karena dia jatuh," sebutnya lagi.
Iwan pun menyesalkan kejadian ini. Meski dia yakin jika kematian anak asuh dari salah satu anggotanya ini bukan karena penganiayaan, namun dia akan tetap menyelidiki kasus tersebut.
Yoyok akan diperiksa secara militer. Kasus diambil alih Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
