
Sekolah Tinggi Agama Islam Samalanga hancur akibat gempa di Pidie Jaya.
JawaPos.com PIDIE JAYA - "Keluar. Lari...lari!" teriakan dari luar kamar itu, membuat seisi kamar berhamburan.
Amrul Yunan Usman, santri pesantren Dayah Ummul Ayman, Samalanga sempat menyambar peci dan sajadah, sebelum menyelamatkan diri.
"Amrul begitu keluar, ketabrak tong sampah di depan kamar, memang gak ada luka, cuma lebam aja," kenang Amrul menunjukkan pahanya.
Dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Amrul mengisahkan, Rabu (7/12) pagi itu memang sangat berbeda. Menjelang subuh dia dan beberapa santri lainnya sudah bangun.
Sembari menunggu waktu subuh tiba, mereka tetap berada di dalam kamar sembari mengaji. Tiba-tiba ketenangan dini hari itu berubah setelah adanya guncangan besar.
Mereka akhirnya lari tunggang langgang mencari perlindungan agar tidak terkena reruntuhan.
"Ada kawan yang masih ngantuk juga ikut lari, udah kosong pikiran bang, gelap lagi, penting kami lari kemana teman-teman lain lari," kisahnya.
Saat gempa itu Amrul bersama rekannya sesama santri kelas 1 SMP begitu panik. "Banyak yang nangis, teringat orang tua, pokoknya, Amrul pikir ini udah berakhir hari ini," katanya.
Sesampai di luar asrama, semua santri berkumpul di halaman. Teungku (guru), meminta mereka untuk tetap di sana, mushala tempat mereka salat akhirnya retak, dan tidak ambruk. Meski demikian, subuh itu mereka tidak salat di musala.
"Sekitar 30 menit kami di lapangan, terus azan dikumandangkan, kami wudu dan salat jamaah bersama seribuan santri lain.
Usai subuh, ustaz memberi nasihat pada kami.
"Ini adalah cobaan pada kita semua, mungkin banyak diantara kita yang lalai dengan dunia dan lupa pada Allah," kata Amrul mengulang ucapan nasihat sang guru, Teungku Subhan.
Setelah pagi tiba santri bergegas gotong royong membersihkan kamar, dan lemari-lemari yang berjatuhan.
Santri-santri yang mengalami luka, langsung di bawa ke Puskesmas Pesantren (Puskestren).
Pesantren ini berada di jauh dari gedung kampus Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI) Al-Aziziyah yang hancur. Di sana kubah masjid di komplek dayah MUDI Mesra Samalanga roboh.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
