
Suseno terbujur kaku di kamar mayat RSUD AW Sjahranie Samarinda.
JawaPos.com - Suseno, seorang penjaga kantin Taman Budaya di Jalan Kemakmuran, Sungai Pinang, Samarinda, ditemukan sudah terbujur kaku dengan posisi terlentang di tempatnya bekerja.
Warga Keluragan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, itu pertama kali ditemukan oleh para remaja yang kebetulan sedang berlatih tari tak jauh dari kantin.
“Beliau memang sehari-harinya sebagai penjaga kantin, dan tidurnya pun di situ,” ucap Ermin dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Selasa (29/11).
Ermin mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban memang sempat mengeluh sakit di lengan sebelah kiri. “Katanya dua hari yang lalu tangannya di gigit binatang, seperti laba-laba,” tutur Ermin.
Namun korban tidak langsung membawa bekas gigitan tersebut ke puskesmas ataupun dokter. Malah mengobatinya dengan minyak gosong dan remason saja.
“Pernah sampai muntah-muntah. Tapi tetap tidak mau di bawa berobat ke dokter atau rumah sakit,” tambah Ermin.
Pada Sabtu (26/11) pagi pukul 07.00 Wita saat Ermin dan rekan-rekannya hendak latihan menari, mereka menuju kantin tempat biasa korban tidur. Saat itu Ermin dan rekannya melihat korban tidur terlentak di lantai dengan beralas tikar dari sela-sela dinding kantin. Korban mengenakan kaus hitam berselimut sarung
Tak ingin membangunkan korban yang dikira sedang tidur, Ermin dan rekan-rekannya mengambil kain yang digunakan untuk menari dengan menggunakan kayu dari sela-sela jendela kantin dan meneruskan kegiatan mereka.
Namun, sekitar pukul 14.00 Wita rupanya korban tidak kunjung bangun dari tidurnya. Saat Ermin kembali menengok ke dalam kantin. Dirinya melihat korban tetap pada posisi semula.
“Saat siang itu saya datang, di sekitar kepala korban terdapat banyak sekali semut. Dan beberapa serpihan makanan di sampingnya,” kata Ermin.
Sesekali Ermin memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban sembari mengetuk pintu kantin dengan maksud membangunkan korban yang tertidur. Beberapa kali dipanggil dan beberapa kali pula diketuk pintu kantin rupanya tidak membuatnya bangun.
Merasa penasaran bercampur khawatir, Ermin pun memnaggil rekan-rekannya yang lain dan bersama-sama mendobrak pintu kantin.
“Kami sudah teriak-teriak dari luar kantin memanggil namanya juga tidak ada sahutan, ya terpaksa kami dobrak beramai-ramai,” ucapnya lagi.
Saat pintu berhasil di dobrak. Alangkah terkejutnya Ermin dan rekan-rekannya saat melihat wajah korban sudah membiru, dengan mulut mengeluarkan lendir. Dan diduga pria berusia 43 tahun itu sudah tewas.
Selang tak berapa lama. Petugas dari Mapolsek Samarinda Utara datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membawa korban ke RSUD AW Sjarharie untuk menjalani visum.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
