
Pasar Ramayana Pekanbaru terbakar.
Jawapos.com- Pusat perbelanjaan Ramayana Pekanbaru, terbakar hebat. Api yang membara sejak sore kemarin, hingga siang tadi, Rabu (9/12) masih belum bisa dipadamkan.
Api kembali terlihat membara di depan pintu masuk Ramayana tepatnya arah jalan Imam Bonjol.
Hampir semalaman suntuk anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru berusaha memadamkan api, tetapi belum mampu menaklukkan si jago merah. Hingga kini, api yang semula membara di lantai dasar Ramayana telah merembet ke lantai tiga atau lantai atas.
"Kita belum berani terlalu jauh masuk ke dalam karena sangat berbahaya. Pasalnya lorong ruko sangat sempit dan gelap. Selain itu anggota dan peralatan kita juga sangat terbatas," terang Boya, salah satu anggota Damkar pada Riaupos.co (Jawa Pos Group).
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM yang sempat mendatangi lokasi kejadian, mengaku hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan soal korban jiwa.
''Dugaan kita ada yang terjebak di dalam. Karena ruang sempit dan gelap, jadi anggota Damkar belum bisa melakukan evakuasi. Kita sangat berharap api dengan cepat dipadamkan dan korban jiwa tidak ada," harap Kapolresta.(afz/jpg)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
