
PENIPU: Kasatreskrim Polretabes Surabaya AKBP Takdir Matanette menginterogasi tersangka penipuan asal Tiongkok yang ditangkap.
JawaPos.com - Polisi saat ini terus mengembangkan kasus penipuan yang dilakukan dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok, yakni Zhong Yuhio (36) dan Zhan Yunsheng (32). Keduanya diringkus karena diduga menjual emas palsu yang disebut peninggalan zaman purbakala.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete mengatakan, berbagai cara yang dilakukan tersangka untuk meyakinkan korban. Sebelum menentukan harga, kedua pelaku meminta korban melakukan pengecekan terhadap keaslian emas-emas tersebut.
Caranya, kedua pelaku dengan sengaja menggergaji emas berbentuk giok tersebut. Setelah hancur menjadi serpihan kecil, pelaku lantas menukarkan dengan emas asli untuk dicek.
“Setelah digergaji, dua pelaku ini kemudian menggantinya dengan butiran emas asli kepada korban. Sehingga saat dicek, korban percaya bahwa emas itu memang asli,” jelasnya.
Supaya emas-emas palsunya itu lebih cepat laku, pelaku menjualnya di bawah harga pasar. Jika emas asli setiap bijinya mencapai Rp 20 juta, namun oleh pelaku dijual dengan harga Rp 10 juta.
“Pelaku minta uang cash dengan alasan untuk berobat keluarganya yang ada di kampung halaman,” kata menurut alumnus Akpol 1998 ini, seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Karena tergiur, korban langsung membeli semua emas palsu tersebut. Tapi setelah memperoleh uang itu, Zhong Yuhio dan Zhan Yunsheng lantas melarikan diri dan ternyata bersembunyi di sebuah apartemen di Surabaya barat.
Sedangkan korban baru mengetahui menjadi korban penipuan ketika mereka melakukan tes ulang emas-emas yang baru dibelinya ke ahli atau toko emas. “Dari situlah diketahui bahwa emas-emas tersebut ternyata adalah emas palsu, hanya logam biasa,” pungkasnya. (yua/jay/hsn/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
