
Abraham Samad
JawaPos.com--Koordinator tim advokasi Abraham Samad, Adnan Buyung Azis menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan. Menurutnya, pemalsuan dokumen terhadap kliennya hanya upaya kriminalisasi terhadap Ketua KPK nonaktif tersebut.
"Jadi sangkaan dan pasal yang dikenakan, tidak diakui klien kami," katanya, Selasa (22/9) kepada Fajar (Grup Jawa Pos). Meski demikian, sambung Adnan, kliennya tetap menghormati proses hukum dan siap menghadiri setiap persidangan.
Pihaknya juga mengapresiasi sikap kejaksaan yang tidak menahan kliennya. "Abraham dianggap kooperatif dan telah membuat pernyataan akan menghadiri persidangan," jelasnya. (Baca: Polda Sulselbar Limpahkan Perkara Abraham Samad ke Jaksa)
Terkait agenda Kejari yang akan melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri, Adnan mengaku tidak tahu apakah kasus ini akan dilanjutkan ke persidangan atau tidak. Saat pelimpahan, menurutnya belum ada pembicaraan mengenai hal itu.
"Soal dilimpahkan ke PN (Pengadilan Negeri), itu hak kejaksaan. Tapi yang kita pahami adalah apa yang dijalani Abraham Samad ini adalah proses kriminalisasi. Salah satu buktinya tiba-tiba saja ada penambahan pasal tanpa konfirmasi," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Lembaga Anti Corruption Commite (ACC) Sulawesi, Kadir Wokanubun berharap kasus ini dapat dihentikan oleh Kejari Makassar. Pasalnya kasus tersebut hanya kriminalisasi terhadap Abraham.
Sebelumnya, Penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel telah melimpahkan berkas dan tersangka ke Kejari Makassar, Selasa (22/9). Meski tak ditahan, Abraham dikenakan wajib lapor setiap Senin dan Kamis. (Baca: Abraham Samad Kena Wajib Lapor Senin Kamis)
Wajib lapor itu berlangsung selama berkas berada di tangan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Makassar. Kejari juga berencana untuk melimpahkan berkas perkara ini ke Pengadilan Negeri Makassar pekan depan. (Baca: Kejari Limpahkan Berkas Abraham Samad Ke Pengadilan Pekan Depan).(id-rin/ars/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
