Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 September 2015 | 04.53 WIB

Pembebasan 2 WNI Tersandera di Papua Nugini, TNI Belum Turun Tangan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com-Pembebasan dua WNI yang disandera kelompok bersenjata di Papua Nugini masih belum ada hasil. Sejauh ini, TNI juga belum turun tangan. Upaya pembebasan masih diserahkan kepada tentara Papua Nugini (PNG). 



Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Teguh Puji Raharjo menyebutkan, pihaknya masih menunggu informasi dari Konsulat RI di Vanimo tentang perkembangan terbaru upaya penyelamatan dua sandera tersebut. Konsulat RI di Vanimo, menurutnya juga terus berkoordinasi dengan tentara PNG yang ditugaskan melakukan pembebasan sandera. 



“Kami masih menunggu informasi dari Konsulat di Vanimo mengenai proses pembebasan yang dilakukan Army PNG. TNI tentunya menghormati itu, karena wilayahnya di PNG sehingga pemerintah PNG yang akan berupaya melakukan pembebasan terhadap dua warga kita,” ucapnya. 



Disinggung mengenai kemungkinan adanya bantuan dari TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih untuk membebaskan kedua WNI tersebut, Teguh mengatakan sejauh ini TNI belum turun tangan. Pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Konsulat RI di Vanimo dan masih menunggu laporan apakah dari pihak PNG meminta bantuan atau tidak. 



Sebelumnya diberitakan, ada dua WNI yang disandera kelompok bersenjata di Papua Nugini yaitu Sudirman (28) dan Badar (20) (sebelumnya diberitakan Bandar). Mereka bekerja sebagai penebang di perusahaan penebangan kayu di Skopro, Distrik Keerom, Papua. (Baca: Kelompok Bersenjata Sandera 2 WNI di Papua Nugini, Siapa Mereka?)



Keduanya disandera setelah terjadi insiden penembakan di Skopro, Rabu (9/9) lalu. Peristiwa ini juga memakan korban seorang warga negara Indonesia lainnya yang bernama Kuba. Hingga kini, Kuba masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura. 



Saat terjadi penembakan, Sudirman dan Badar sempat melarikan diri. Namun, kedua warga Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura itu kemudian hilang dan belakangan dikabarkan telah disandera oleh kelompok bersenjata di Papua Nugini. (Baca: Pembebasan 2 WNI Disandera di Papua Nugini, Polda Papua: Belum Ada Hasil)



Polda Papua sebelumnya telah mengutus tiga tokoh masyarakat untuk memastikan keberadaan kedua sandera tersebut. Selain itu, angkatan bersenjata Papua Nugini juga sedang melakukan upaya-upaya penyelamatan. Adapun kelompok yang menyandera mereka diduga adalah kelompok Jefri Pagawak.(jo/nat/jpg)

Editor: Ronald
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore