
Penampilan siswa Sekolah Santa Ursula Jakarta dalam peringatan 165 tahun kiprah sekolah itu.
JawaPos.com - Banyak cara untuk memperingati hari jadi. Selain upacara, ada juga berkumpul bersama dan berdoa. Beda dengan Sekolah Santa Ursula Jakarta, ketika memperingati usia lembaga pendidikan itu ke-165 tahun, yayasan yang menaungi memperingatinya dengan kemasan seni.
Berlangsung di di Ciputra Artpreneur, Jakarta pada Sabtu (19/8), Sekolah Santa Ursula Jakarta menggelar pentas seni yang bertajuk Revive to New Heights.
Ketua Panitia Pentas Seni 165 Tahun Sekolah Santa Ursula Bambang Purwita mengatakan, pentas seni itu menampilkan kisah tentang perjalanan para suster Ursulin dalam menyebarkan misi ke negara Italia, Prancis, Jerman, Brasil, Benua Afrika, Australia sampai dengan ke negara-negara Asia, seperti: Taiwan, Thailand, dan Indonesia.
"Perjalanan yang penuh pergumulan dan tantangan ini dikemas dalam bentuk musik, tarian, dan monolog teatrikal," kata Bambang Purwita dalam keterangannya Senin (21/8).
Kemasan peringatan hari jadi itu membuat murid Sekolah Santa Ursula sangat antusias. Apalagi ikut terlibat dan tampil. "Senang bisa tampil membawakan lagu Yamko Rambe Yamko dari Papua. Saya juga pakai baju Papua," kata Loemongga Kaylani Surbakti, murid TK A.
Ketua III Yayasan Satya Bhakti Sr. Moekti K. Gondosasmito OSU mengatakan, bisa bertahan sejak 1899 adalah karena kemampuan beradaptasi. Baik terhadap metode pengajaran, sarana dan prasarana, peningkatan kualitas guru, pendekatan pada anak didik.
"Ini yang berubah dari zaman ke zaman. Dan ini bisa terjadi karena kerja banyak pihak termasuk murid, orang tua murid, guru, karyawan, dan orang lain di sekitar kita," Sr. Moekti K. Gondosasmito OSU.
Moekti menegaskan, kualitas lulusan Sekolah Santa Ursula dikenal dengan semangatnya pengabdian atau Serviam. "Selain semangat Serviam atau pengabdian, mereka juga dikenal dengan ketegasan dan pantang menyerah, orang lain berpendapat alumni kami juga punya kepedulian kepada orang lain," katanya.
Tantri Moerdopo, presenter televisi sekaligus politisi muda sangat percaya dengan kualitas pendidikan Sekolah Santa Ursula. "Keluarga kami, dimulai dari ibu saya angkatan 1980-an sudah bersekolah di sini, kemudian saya, dan kini anak saya. Jadi sudah tiga generasi. Kami percaya dengan kualitas dan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sekolah ini," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
