
DAYA PIKAT: Antusiasme pengunjung di stan batik gedog Tuban dalam gelaran HBN 2024. Labeling penting untuk melindungi batik dan mengedukasi konsumen. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Kain berwarna cokelat itu masih separo jadi. Sulur-sulur benang masih terikat di balok kayu. Setelah merapikan beberapa jalur benang, dog, dog… Sulastri, 62, menarik balok kayu itu. ”Satu kain ini butuh sekitar seminggu pengerjaan,” ujar Sulastri saat dijumpai di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (2/10).
Sulastri adalah satu di antara tiga perajin batik gedog Tuban yang diundang dalam acara Hari Batik Nasional (HBN) 2024. Dan, batik asal kampung halamannya tersebut dijadikan ikon tahun ini. Kata gedog diambil dari bunyi dog-dog saat perajin menenun benang.
Batik gedog adalah warisan hidup, seperti kain ”bernyawa” bagi warga Desa Margorejo, Kerek, Tuban. Semua proses pembuatan dilakukan di desa itu. Mulai menanam kapas untuk dijadikan benang, memintalnya, hingga menenunnya menjadi selebar kain untuk dibubuhi corak batik aneka warga.
”Sebenarnya ini lebih cocok disebut sebagai batik tenun gedog,” tutur Ketua YBI Gita Pratama Kartasasmita. Sebab, batik tersebut dibuat di atas kain yang ditenun. Bukan kain jadi seperti batik umumnya. Karakteristik itu membuat kain batik gedog sedikit tebal dan bertekstur.
KARAKTER KHAS: Desainer Mel Ahyar mengenakan outfit batik gedog rancangannya sendiri. (Dokumentasi Mel Ahyar)
Hal tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi perancang busana yang menggunakan bahan batik gedog. Sebab, lebih sulit mengolahnya menjadi sebuah produk baju.
”Proses produksinya pun nggak mudah. Bahan baku kapas dipintal, ditenun secara manual dengan menggunakan alat-alat sederhana. Sebagian besar juga masih menggunakan pewarna alami,” beber desainer Mel Ahyar yang sempat mengeluarkan koleksi berbahan batik gedog. Idol K-pop Taeyong NCT pernah memakai batik gedog koleksi Mel Ahyar dan ramai mendapat atensi.
”Untuk itulah, kami ingin mengangkat batik ini,” imbuh Gita. Dengan begitu, batik gedog bisa lebih dikenal lebih luas, bukan sekadar masyarakat Tuban. (elo/lai/c7/nor)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
