
Desain Kursi Monobloc, kursi dengan empat kaki yang sangat populer di dunia / sumber: designwanted.com
JawaPos.com – Kebanyakan orang di Tanah Air atau bahkan di dunia, pastinya sudah tidak asing dengan kursi monobloc seperti gambar di atas.
Walaupun namanya kurang dikenal, kursi dengan empat kaki dan penyangga punggung ini telah menjadi benda legendaris yang tidak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas masyarakat.
Umumnya, kursi ini digunakan di berbagai tempat dan acara formal maupun informal, seperti menjadi kursi ruang makan, kursi seminar, hingga kursi kondangan.
Lebih dari 60 tahun lalu sejak diluncurkan, kemungkinan jumlah kursi monobloc yang telah diproduksi mencapai miliaran.
Kursi ini memiliki harga relatif terjangkau karena biaya produksinya juga rendah, yaitu rata-rata di dunia hanya sekitar $3.50 atau setara dengan Rp 55 ribu.
Kursi ini pertama kali dirancang oleh D.C. Simpson, seorang desainer asal Kanada pada tahun 1946.
Pada tahun 1950-an, potongan plastik putih yang dianggap sebagai kursi tersebut kemudian mendapat kesuksesan dengan gagasan tentang kursi cetak massalnya.
Namun, versi kursi yang umum kita kenal sekarang, yakni Monobloc, diproduksi oleh Allibert Group dan Grosfillex Group pada dekade 1970-an.
Meskipun demikian, desain kursi Monobloc tidak dilindungi oleh hak paten, sehingga kursi ini diproduksi secara massal oleh berbagai produsen di seluruh dunia.
Dikutip dari Design Wanted pada Senin (13/11), seperti namanya, monobloc merujuk pada struktur satu blok utuh tanpa bagian terpisah.
Proses pembuatannya melibatkan metode cetakan suntik menggunakan bahan baku termoplastik polipropilena.
Butiran polipropilena dilelehkan dalam cetakan dengan suhu mencapai 220 derajat Celsius.
Salah satu keunggulan kursi ini adalah kemudahan dalam penumpukan dan penyimpanan yang rapi.
Meskipun begitu, ada pandangan yang berpendapat bahwa penggunaan kursi Monobloc dapat berdampak negatif, seperti merusak estetika.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
