
Ilustrasi: Desain interior oleh Arkadia Works. (Istimewa)
JawaPos.com - Di era internet saat ini, terdapat kekhawatiran terjadinya erosi kebudayaan Indonesia karena banyaknya budaya asing yang masuk. Sering kita temui pada generasi muda saat ini yang merasa bahwa budaya asing lebih baik dari budaya bangsanya sendiri yang berpotensi kurangnya penghargaan terhadap karya budaya bangsa sendiri.
Hal ini turut menjadi perhatian Arkadia Works, perusahaan dengan spesialisasi desain interior ruang kerja, dalam menciptakan setiap karya-karyanya.
Secara konsisten, perusahaan ini menggabungkan nilai-nilai lokalitas Indonesia, nilai-nilai pelanggan, dengan rancangan kantor modern. Hasilnya menjadi suatu perpaduan menarik dari kantor modern namun tetap erat dengan unsur budaya Indonesia.
Karena konsistensi tersebut, mereka memenangkan penghargaan dari Asia Pacific Property Awards pada kategori "Office Interior Indonesia" selama 3 tahun berturut-turut yakni 2021, 2022, dan 2023, serta menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang mengikuti ajang ini.
Belum lama ini, mereka memperkenalkan salah satu karyanya yang bertajuk 'Dance in Diversity' pada proyek Concentrix Office, perusahaan global dengan spesialisasi customer engagement. Walaupun berstatus perusahaan global, konsep keberagaman tarian Indonesia diusung menjadi elemen utama dalam karya ini.
Karya seluas 1.842 m2 di gedung Millenium Centennial Center Jakarta ini mengaplikasi kisi-kisi, ceiling kayu, dan lampu yang meliuk-liuk, membawa cerita tentang tarian nusantara. Penggabungan lokalitas dengan modern office membuat ruang kerja ini menjadi lebih berwarna. Beberapa tarian nusantara diangkat meliputi Tari Barong dari Bali, Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Tari Tepak Sirih dari Riau, dan lain-lain.
Sebagai informasi, Asia Pacific Property Awards ini merupakan sebuah ajang tahunan penghargaan di bidang Arsitektur, Interior, dan Real Estate berskala dunia yang berbasis di London, United Kingdom. Pada tahun 2023 ini, terdapat lebih dari 300 karya yang masuk dari berbagai negara di Asia Pasifik.
CEO Arkadia Works, Wiza Hidayat, mengungkapkan bahwa misi dari karya ini adalah selain untuk membangun tempat kerja yang sehat, nyaman dan produktif, karya ini juga bertujuan agar generasi saat ini semakin mengenal budaya Indonesia dan dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya budaya lokal sebagai jati diri bangsa.
"Kami secara konsisten memasukkan unsur-unsur budaya Indonesia di dalam setiap karya-karya kami, dan tentunya kami sangat bangga bisa mengambil bagian dalam menjaga warisan budaya Indonesia melalui karya-karya kami," ujar Wiza.
Beberapa karya lain di Indonesia yang juga memenangkan penghargaan di ajang ini adalah Jakarta International Stadium, Sarinah, Perumahan Navapark BSD dan The Grand Outlet East Jakarta.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
