Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Mei 2023 | 03.10 WIB

Perabotan Rumah Pakai Synthetic Leather, Begini Perawatannya

Founder Leder Haus Albert Tansil (kiri) dan Founder Laudem Deo Alvira. - Image

Founder Leder Haus Albert Tansil (kiri) dan Founder Laudem Deo Alvira.

JawaPos.com–Ketika balik ke rumah setelah beraktivitas seharian penginnya bisa lebih rileks. Pikiran lebih adem dan hati lebih senang.

Tentunya, untuk mewujudkan itu semua perlu dibutuhkan banyak hal. Seperti, rumah terlihat rapi, rumah tidak berantakan, wangi, bersih, dan paling penting tidak ada barang yang rusak ketika akan digunakan. Kesal tidak saat sofa bed yang sudah dibikin comfy dengan dipasangi synthetic leather, eh malah rusak. Leather terasa kasar atau berlubang.

”Kalau ketumpahan cairan, cukup dilap pakai lap kering,” tutur Ischa selaku prinsipal Leder Haus.

Ischa mengatakan, saat buyer mempunyai anak, dirinya merekomendasikan untuk memilih leather yang memiliki anti bacterial. Atau, bagi user leather yang rumahnya tipe open space dan penuh pencahayaan dari matahari bisa menggunakan leather anti UV.

”Variasi produk leather dengan fitur anti bacterial dan UV cukup banyak peminatnya di Surabaya. Karena itu, kami Leder Haus menunjuk Laudem Deo sebagai distributor resmi di Surabaya,” ungkap Ischa.

Dalam pembukaan showroom resminya di Green Lake Surabaya, Laudem Deo berkumpul bareng para interior desainer. Antara lain, Fake Architect Christian, Felandya, Yohanes Renovatio, hingga Sense Isle Studio.

”Laudem Deo distributor resmi dari Leder Haus. Leder Haus sendiri berdiri sejak 1986 di Jakarta, tapi memang belum ada showroom di Surabaya, sementara baru ada di Jakarta, Bandung, dan Bali,” tutur Alvira sebagai Founder Laudem Deo.

Alvira menuturkan, alasan mengapa memilih Kota Pahlawan untuk membuka showroom. Dia menilai, Surabaya menjadi kota besar kedua setelah Jakarta. Karena itu, pihaknya berharap pertumbuhan penjualan di Surabaya seperti di Jakarta.

Selain itu, menurut dia, Surabaya juga mempunyai desainer interior yang bertalenta. Melalui opening show room tersebut, Alvira ingin mengenalkan produk synthetic leather milik Leder Haus.

Untuk kualitas produk, dia mengungkapkan, menyediakan variasi produk dengan kualitas terbaik. Jenis produk pun beragam. Misalnya, produk dengan synthetic leather fabric look.

Tampilan produknya seperti kain, tapi bahannya leather. Ketika ketumpahan cairan, cairan tidak akan masuk ke dalam pori-pori synthetic leather fabric look. Kemudian, look produk juga lebih homey.

Asal produk yang ditawarkan ada dari Amerika Serikat hingga Prancis. ”Produk kami ada untuk flooring, pelapis sofa, pelapis meja, hingga sepatu. Fiturnya ada yang sudah dilengkapi dengan anti bakteri hingga anti UV,” jelas Alvira.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore