
Rumah tropis di Citraland Surabaya. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Konsep rumah tropis dipilih agar sesuai dengan lingkungan sekitar. Rumah terasa nyaman dan segar di tengah panasnya Surabaya. Tampilan asri membuat hunian tak lekang oleh waktu.
---
DENGAN lahan seluas 600 m² di area hook, rasanya konsep rumah apa pun mungkin diwujudkan. Namun, arsitek Yohanes I. Limandjaya dan klien tak serakah menggunakan lahan. Prioritasnya, rumah bukan sekadar bangunan. ”Brief awal dari klien, desainnya seperti Singaporean house, tropis. Banyak bukaan,” ungkap Yohanes.
Bangunan dirancang ramping dan efisien. Pencahayaan dan penghawaan alami melimpah. Arsitek Yo Design Architect itu menjelaskan bahwa konsep rumah tropis memang pas diterapkan di Indonesia. Desainnya menjawab tantangan lingkungan. Terutama cuaca panas dan paparan cahaya matahari yang relatif panjang.
Dia memaparkan, salah satu unsur rumah tropis adalah tritisan atau sosoran panjang. Fungsinya, memberi ruang agar udara dari luar rumah bisa ”didinginkan” sebelum masuk rumah. Namun, unsur utama itu justru menjadi tantangan tersendiri dalam desain rumah klien Yohanes di kawasan CitraLand, Surabaya Barat, tersebut. Sebab, panjang tritisan mencapai 2–2,5 meter. Berpotensi menjadi beban pada bangunan utama.
Baca juga:
Photo
Rumah tropis di Citraland Surabaya. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Photo
Rumah tropis di Citraland Surabaya. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Jendela dan pintu amat mudah ditemukan di rumah rancangan Yohanes. Sebagian dinding terbuat dari material kaca sebagai akses cahaya.
MAKSIMALKAN TEDUHAN
Photo
Rumah tropis di Citraland Surabaya. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Tritisan memberi kesan teduh dan artsy. Ia juga bisa jadi solusi bagi pemilik rumah yang tak memiliki lahan lebih untuk menanam pohon peneduh.
”TUTUP” RUANG PRIBADI
Empat kamar di lantai 2 dibuat tertutup. Privasi terjaga dan sinar matahari berlebih pun dapat ditangkal. Sementara itu, sisi luar kamar tamu di lantai 1 dibuat berpenutup panel kayu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=RmpLmwi7yLo

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
