alexametrics

Atap Pelana di A House Hadirkan Nuansa Modern

1 November 2020, 15:02:07 WIB

Bermain desain atap merupakan salah satu cara agar hunian mencuri perhatian. Salah satu yang bisa dijadikan inspirasi adalah atap pelana seperti yang ada di A House ini.

ATAP pelana biasanya terlihat di rumah-rumah di pedesaan. Namun, atap seperti itu berhasil dibuat modern ketika dibangun di tengah kota. Rumah karya Semiotic Arsitek tersebut berada di kawasan Tangerang, Banten.

Fasad segi tiga yang berbeda tampak mencolok ketimbang rumah-rumah di lingkungan sekitarnya. Itu pun mempertegas konsep hunian.

Salah seorang anggota tim Semiotic Arsitek, Niko Adiatma, menjelaskan bahwa pihaknya mengadopsi pengolahan rumah kontemporer. Rumah dengan lahan hook yang berdimensi 10 x 10 m dikembangkan dengan material modern. Memanfaatkan metal sheet pada gubahan massa bangunan. Menurut dia, material tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Bobotnya yang ringan bisa mengurangi beban di rangka atap. Serta mudah diaplikasikan ke bentuk atap dengan kemiringan yang curam dan tahan di iklim tropis. Secara keseluruhan, bangunan ditopang dengan konstruksi beton.

Sementara itu, jendela memakai pelat dan besi hollow dengan penutup atap yang juga terbuat dari metal sheet. Fasad bangunan berbentuk A itu memang sengaja diterapkan untuk menjadi karakter utama rumah.

Tidak hanya berfokus pada elemen estetis, A House juga didesain berdasar kebutuhan ruang pemilik rumah. Keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangannya. ”Jadi, kami betul-betul memaksimalkan seluruh ruangan yang ada,” jelas Niko.

Di rumah ini, ada ruang attic atau yang familier disebut loteng. Biasanya, area itu terabaikan digunakan sebagai ruangan. Namun, Semiotic Arsitek memilih mendesainnya menjadi ruang komunal.

Seluruh ruangan di lantai 2 diisi kamar tidur. Lantai 1 dijadikan sebagai ruang keluarga yang menyatu dengan dapur dan meja makan. ”Zoning pembagian ruangan kami buat sederhana sesuai dengan bujet,” tegasnya.

Hunian itu didominasi nuansa putih agar memunculkan persepsi lebih luas. Baik pada dinding, kusen, maupun atap. A House dibangun menghadap selatan sehingga bukaan jendela dan sirkulasi udara dimaksimalkan dari arah depan. Pada sisi barat dan timur, timnya membuat sedikit bukaan guna mereduksi panas berlebih yang masuk ke bangunan.

HIGHLIGHTS

TANGGA

Pijakan maupun pegangan tangga terbuat dari pelat besi abu-abu dengan ketebalan 1 sentimeter yang ditekuk di setiap trap-nya. Expanded metal menjadi focal point.

SKYLIGHT

Tim Semiotic Arsitek menggunakan material kaca pada skylight bagian belakang rumah. Fungsinya, menerangi bagian tangga dan koridor yang tepat berada di bawahnya serta menambah elemen estetis pada ruang attic.

RUANG ATTIC

MANFAATKAN RUANGAN: Attic atau loteng di lantai 3 rumah ini dijadikan tempat bermain bagi anak-anak. (SEMIOTIC ARSITEK FOR JAWA POS)

Kebutuhan kamar anak dan area bermain anak tidak bisa terpenuhi di luasan lantai dasar maupun lantai 2. Karena itu, ruangan untuk kegiatan-kegiatan tersebut dipindahkan ke lantai 3 dengan memanfaatkan loteng atau attic.

A HOUSE

DOMINASI PUTIH: Pilihan warna itu diaplikasikan untuk membuat rumah berkesan lebih luas. (SEMIOTIC ARSITEK FOR JAWA POS)
  • Arsitek: Semiotic Arsitek (Niko Adiatma dan Sandi Baratama)
  • Lokasi: Bumi Serpong Damai, Tangerang
  • Luas tanah: 100 m²
  • Luas bangunan: 150 m²
  • Lama pengerjaan: 9 bulan

Editor : Ilham Safutra

Reporter : shf/c14/ayi



Close Ads