
BANYAK BUKAAN: Lantai dua rumah khusus difungsikan sebagai area rekreasi. Terdapat ruangan luas dengan pencahayaan alami. (IVAN PRIATMAN FOR JAWA POS)
Sekat pemisah ruangan biasanya menjadi bagian interior. Namun, Ivan Priatman MArch LEED IAI, arsitek asal Surabaya, justru menjadikan sekat tersebut sebagai poin utama eksterior rumah rancangannya di kawasan Surabaya Barat. Hasilnya adalah rumah berkonsep industrial modern dengan aksen asimetris yang unik.
---
DARI luar, rumah itu seolah dibelah menjadi empat bagian oleh tiga sekat raksasa yang asimetris. Berwarna kelabu, sekat tersebut tampak seperti dinding beton tebal yang kukuh. Namun, ternyata bukan itu. Ivan memakai material yang lebih ’’ringan’’. Dia menggunakan batu bata, lalu dilapisi acian semen yang dibiarkan terekspos. Dia menerapkan modul 1,2 x 2,4 meter, sama dengan beton. ’’Tampilan akhirnya pun terlihat seperti beton asli. Ada aksen kotak-kotaknya sesuai dengan yang kita mau,’’ katanya pada Rabu (19/8).
Ivan yang selalu berada dalam koridor arsitektur modern memadukan dinding asimetris tersebut dengan material modern. Contohnya, expanded metal hitam seperti yang tampak pada fasad. Material itu sukses menyeimbangi dinding acian sehingga menciptakan konsep industrial modern yang maskulin.
Di samping itu, jendela expanded metal berfungsi sebagai jalan masuknya cahaya alami ke ruangan. Di belakang expanded metal diberi jarak sekitar 40 cm. Kemudian, dipasangi kaca bening. Dengan begitu, ruangan terbebas dari gangguan debu dan binatang dari luar.
Baca juga: Desainer Interior Christopher Tanihaha, Belajar dan Berkarya di Italia
’’Tidak perlu khawatir sinar matahari masuk terlalu banyak karena rumah menghadap ke utara. Artinya, sinar matahari tidak langsung menembus rumah,’’ ujarnya. Material modern lain yang dipilih adalah lantai porselen besar berwarna putih serta kaca.
Baca juga:
Photo
BANYAK BUKAAN: Lantai dua rumah khusus difungsikan sebagai area rekreasi. Terdapat ruangan luas dengan pencahayaan alami. (IVAN PRIATMAN FOR JAWA POS)
Konsep industrial modern yang diusung tak lantas membuat rumah itu terasa kurang nyaman. Ivan merepresentasikan kehangatan keluarga dengan menciptakan rumah yang compact. Meski rumah tersebut terdiri atas dua lantai, hampir seluruh aktivitas penghuni dilakukan di lantai 1. Semua kebutuhan ruang terakomodasi di sana. Ada satu kamar utama dan dua kamar anak, ruang keluarga, ruang makan dan pantry, serta taman belakang. ’’Nah, dinding paralel (yang terlihat dari luar, Red) itulah yang memisahkan antar-ruang,’’ ungkap pria yang mengenyam pendidikan master di University of Southern California, Los Angeles, AS, tersebut.
Dari dalam, dinding pemisah tampak asimetris yang justru menambah estetika. Lantai 2 difungsikan sebagai area rekreasi atau tempat bermain. Terdapat satu ruangan besar yang berisi meja pingpong, piano, dan sarana bermain lainnya. ’’Hanya satu ruangan los yang punya banyak fungsi,’’ tandasnya.
Photo
BANYAK BUKAAN: Lantai dua rumah khusus difungsikan sebagai area rekreasi. Terdapat ruangan luas dengan pencahayaan alami. (IVAN PRIATMAN FOR JAWA POS)
HIGHLIGHT
BUKAAN LUAS
Ivan menyediakan banyak bukaan sebagai jalan sirkulasi udara dan sinar matahari. Misalnya, pada area pantry dan ruang keluarga, terdapat sliding door yang bisa dibuka selebar-lebarnya hingga terasa menyatu dengan kolam renang di taman belakang. Di atas taman cukup dipasangi jaring antinyamuk.
’’AKUARIUM’’ TANAMAN
Demi memecah kekakuan dan menciptakan atmosfer outdoor, Ivan menempatkan ’’akuarium’’ di tengah-tengah koridor. Bukan akuarium yang berisi air dan ikan. Melainkan berisi pohon dan tanaman lain. Pohon dibiarkan menjulang hingga ke lantai 2 karena atapnya terbuka. ’’Pohon yang tertiup angin menimbulkan bayangan rumah menjadi hidup,’’ kata Ivan.
AREA SERVIS
Karena pemilik rumah tidak memiliki asisten rumah tangga, area servis pun hanya secukupnya. Di samping garasi, terdapat dapur kecil sebagai dapur kotor dan area laundry di bagian yang lebih dalam.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
