
Logo Copilot milik Microsoft../(The Verge)
JawaPos.com — Microsoft mempercepat ambisinya dalam perlombaan kecerdasan buatan global dengan menyiapkan aplikasi ‘super app’ Copilot yang menggabungkan berbagai kemampuan AI dalam satu platform.
Aplikasi ini menjadi upaya Microsoft menyatukan berbagai layanan Copilot yang selama ini berdiri terpisah, mulai dari asisten percakapan, alat pemrograman, hingga agen AI yang dirancang untuk menjalankan pekerjaan secara otomatis.
Rencana tersebut diumumkan CEO Microsoft Satya Nadella dalam laporan kinerja perusahaan pada Rabu (29/7/2026). Aplikasi baru itu akan menyatukan Copilot Chat, GitHub Copilot untuk pengembangan perangkat lunak, Copilot Cowork untuk kolaborasi kerja, serta sistem Autopilot berbasis agen AI yang dirancang menjalankan rangkaian pekerjaan secara otomatis.
Dilansir dari The Verge, Jumat (31/7/2026), Nadella mengatakan Microsoft akan membawa pengalaman Copilot tersebut ke dalam satu aplikasi yang ditujukan bagi pengguna individu maupun pelanggan bisnis.
“Copilot berkembang pesat dari chat ke Cowork hingga Autopilots. Kuartal ini, kami menghadirkan berbagai pengalaman Copilot tersebut, termasuk kemampuan pemrograman, dalam satu super app. Ini merupakan langkah besar ke depan, dan saya menantikan untuk membagikan lebih banyak informasi,” ujar Nadella.
Sebelumnya, laporan Fortune pada Mei 2026 menyebut Microsoft sedang mengembangkan aplikasi terpadu untuk mengatasi persoalan banyaknya layanan Copilot yang berjalan terpisah. Melalui aplikasi tersebut, pengguna tidak lagi perlu berpindah antara berbagai produk AI Microsoft untuk berpindah dari percakapan umum ke pembuatan kode atau otomatisasi pekerjaan.
Bagi Microsoft, langkah ini menjadi bagian dari persaingan besar industri teknologi untuk menjadikan AI sebagai pusat interaksi digital.
Perusahaan tidak hanya ingin AI menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi agen yang mampu membantu menyelesaikan pekerjaan kompleks dengan campur tangan manusia yang lebih sedikit.
Strategi serupa juga mulai dikembangkan pesaingnya, termasuk OpenAI yang memperkenalkan aplikasi kerja ChatGPT yang menggabungkan kemampuan percakapan dan pemrograman.
Namun, penyatuan berbagai kemampuan AI dalam satu aplikasi juga menghadirkan tantangan baru, terutama bagi pengguna perusahaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
