
Sebagai solusi, perusahaan pembiayaan Honest menghadirkan standar baru dalam penggunaan kartu kredit. (Istimewa)
JawaPos.com – Tingginya angka kredit macet atau Non-Performing Loans (NPL) menjadi tantangan besar dalam dunia finansial Indonesia. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi layanan kredit seperti Buy Now Pay Later (BNPL) mencapai Rp30,36 triliun per November 2024, naik 2,4% dari bulan sebelumnya. Namun, kredit macet yang mencapai Rp723,1 miliar menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih bertanggung jawab dalam penggunaan kredit.
Sebagai solusi, perusahaan pembiayaan Honest menghadirkan standar baru dalam penggunaan kartu kredit. Melalui program inovatifnya, Honest mendorong penggunanya untuk lebih disiplin dalam mengelola keuangan agar terhindar dari jeratan kredit macet.
Honest dikenal sebagai layanan kartu kredit yang mengedepankan transparansi dan keadilan. Tidak hanya bebas biaya tahunan, Honest juga menerapkan sistem biaya administrasi yang jelas dan transparan. Selain itu, mereka menawarkan program reward berupa pengembalian biaya admin bagi pengguna yang membayar tagihan secara penuh dan tepat waktu.
Setiap bulannya, 1 dari 5 pengguna Honest berkesempatan untuk mendapatkan pembebasan biaya admin. Hingga kini, program reward Honest telah mengembalikan total Rp9,2 miliar kepada pengguna yang menunjukkan kedisiplinan dalam pembayaran tagihan.
“Kami percaya bahwa transparansi dan fairness adalah kunci untuk membangun kebiasaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab di antara pengguna kami,” ujar Dharu Estiningrum, Direktur Utama Honest.
Selain reward berupa pengembalian biaya admin, Honest juga menawarkan program peningkatan batas kredit otomatis. Pengguna yang rutin membayar tepat waktu akan mendapatkan kenaikan batas kredit tiap bulannya. Dengan sistem ini, Honest membantu penggunanya membangun histori kredit yang lebih baik dan mengelola keuangan secara lebih fleksibel.
Menyambut bulan Ramadan 2025, Honest berencana untuk memberikan pengembalian biaya admin dalam jumlah yang lebih besar. Langkah ini bertujuan untuk membantu pengguna mengatur pengeluaran dengan lebih bijak, sehingga mereka dapat fokus pada kebutuhan utama selama Ramadan tanpa harus terbebani oleh biaya tambahan.
“Di tengah daya beli masyarakat yang melemah, Honest tetap hadir sebagai opsi pembayaran yang adil dan transparan. Alih-alih menjerumuskan, kami ingin kartu kredit Honest menjadi alat yang membantu pengguna mencapai tujuan finansial mereka, sekaligus memperkuat kebiasaan keuangan yang sehat,” tutup Dharu.
Dengan mengedepankan fairness, transparansi, dan edukasi finansial, Honest membuktikan bahwa kartu kredit bisa menjadi solusi keuangan yang bertanggung jawab.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
