
Ilustrasi: ChatGPT terus diperluas peruntukan dan manfaatnya.
JawaPos.com - Awalnya dipandang skeptis karena kekhawatiran akan kecurangan, ChatGPT kini sedang dipertimbangkan untuk diintegrasikan ke dalam ruang kelas. OpenAI, sebuah perusahaan yang didukung Microsoft telah menyadari potensi ChatGPT dalam pendidikan dan berupaya memanfaatkan kemampuannya untuk pembelajaran.
ChatGPT yang dikenal menghasilkan respons mirip manusia sebelumnya dipandang sebagai ancaman terhadap integritas akademik. Para guru awalnya khawatir dengan kemungkinan siswa menggunakannya untuk menyontek.
Namun, perspektif tersebut bergeser ketika para pendidik mulai melihat potensi manfaat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan metode pengajaran dan pembelajaran siswa. Hal tersebut salah satunya diyakini ada di dalam ChatGPT.
Dilansir dari SCMP, OpenAI disebut sedang menjajaki cara agar aplikasi ChatGPT yang populer dapat diterapkan di ruang kelas, menurut seorang eksekutif senior. Usulan penggunaan ChatGPT dalam pendidikan membuka banyak kemungkinan. Ini dapat berfungsi sebagai tutor yang dipersonalisasi, menawarkan dukungan yang disesuaikan untuk siswa dengan gaya belajar berbeda.
Chief Operating Officer OpenAI Brad Lightcap mengatakan pada sebuah konferensi di San Francisco bahwa perusahaannya akan membentuk tim untuk mengeksplorasi aplikasi pendidikan dari teknologi tersebut, yang telah mengancam industri, memicu undang-undang baru dan menjadi alat pembelajaran yang populer.
“Sebagian besar guru mencoba mencari cara untuk memasukkan (ChatGPT) ke dalam kurikulum dan cara mereka mengajar. Kami di OpenAI mencoba membantu mereka mengatasi masalah ini dan mungkin tahun depan kami akan membentuk tim dengan tujuan untuk melakukan hal tersebut," kata Lightcap pada Konferensi INSEAD Amerika minggu lalu.
Sementara melansir Gizmochina, bagi guru, ChatGPT bisa menjadi asisten yang membantu. ChatGPT juga dinilai bisa membantu pengembangan kurikulum dan menghadirkan elemen kreatif ke dalam kelas, seperti menghasilkan narasi sejarah atau penjelasan ilmiah lainnya.
Salah satu manfaat utama ChatGPT adalah sifatnya yang tidak menghakimi, mendorong siswa untuk bertanya tanpa takut malu. Fitur ini dapat meningkatkan keterlibatan kelas secara signifikan, terutama bagi siswa yang ragu untuk berpartisipasi dalam lingkungan tradisional.
Namun, integrasi ChatGPT di sekolah bukannya tanpa tantangan. Masalah privasi, terutama bagi anak di bawah umur, memerlukan pertimbangan yang cermat. Dengan beragamnya undang-undang privasi online di seluruh dunia, memastikan penggunaan AI yang aman dan etis dalam pendidikan sangatlah penting.
Inisiatif OpenAI untuk melibatkan para pendidik dan memberi tahu mereka tentang kemampuan ChatGPT dan potensi risikonya merupakan langkah ke arah yang benar. Selain itu, kemitraan dengan organisasi yang berfokus pada pendidikan, seperti Khan Academy dan Schmidt Futures, menunjukkan komitmen OpenAI untuk menjadikan AI sebagai alat pendidikan yang berharga, khususnya di komunitas yang kurang terlayani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
