
Foto: Ilustrasi: Platform kencan daring, Tinder. (Norwegian SciTech News).
JawaPos.com - Pada momen Safer Internet Day yang diperingati Selasa (7/2) lalu, platform kencan daring, Tinder mulai meluncurkan beberapa fitur keamanan dan fitur lainnya. Pengguna sekarang dapat memanfaatkan mode penyamaran, yang menurut Tinder merupakan "langkah maju" untuk menyembunyikan profil mereka sepenuhnya.
Dengan digulirkannya fitur baru ini, hanya orang yang disuka yang bisa melihat dalam rekomendasi mereka. Itu akan memberi pengguna kontrol yang lebih terperinci atas visibilitasnya. Bagi yang biasa menggunakan dating apps seperti Tinder, fitur tersebut sebelumnya bisa ditemui pada aplikasi serupa bernama Bumble.
Selain itu, dengan pembaruan ini pengguna dapat memblokir profil yang muncul di saran mereka. Jadi, itu bisa mengurangi kecanggungan jika seseorang melihat mantan atau orang lain dari hidup mereka atau mungkin anggota keluarga mereka.
Fitur tersebut hadir mengikuti fitur yang memungkinkan pengguna untuk memblokir orang lain berdasarkan nomor telepon mereka. Kemudian, Tinder juga mengumumkan ada fitur keamanan baru lainnya yang disebut long press reporting.
Jika mereka menerima pesan yang menyinggung, pengguna dapat mengetuk dan menahan untuk segera melaporkannya. Tinder berharap ini akan mendorong lebih banyak orang untuk melaporkan perilaku buruk sehingga dapat mengambil tindakan terhadap pengguna yang melanggar aturan.
Sementara itu, Tinder telah membuat beberapa perubahan pada fitur yang disebut "Apakah Anda Yakin" (yang meminta orang untuk mempertimbangkan kembali sebelum mengirim pesan dengan bahasa yang berpotensi berbahaya) dan "Apakah Ini Mengganggu Anda", yang mendorong pengguna untuk melaporkan percakapan yang tidak pantas.
Tinder mengatakan fitur tersebut akan mendeteksi lebih banyak bahasa yang dianggap berbahaya atau tidak pantas, termasuk ujaran kebencian serta pelecehan dan eksploitasi seksual. Perusahaan mengatakan bahwa, sejak menambahkan "Does This Bother You," telah menerima 46 persen lebih banyak laporan pesan yang berisi bahasa berbahaya.
Bersamaan dengan pembaruan ini, Tinder meluncurkan serangkaian Panduan Kencan Sehat bekerja sama dengan No More, sebuah kampanye untuk mengakhiri kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual.
Panduan ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan tanda bahaya dan melindungi diri mereka sendiri di setiap tahap hubungan. Mulai hari ini, Tinder juga menjalankan kampanye yang disebut Green Flags, yaitu tentang menyoroti fitur keamanan dan langkah-langkah yang dapat dilakukan orang untuk berkencan secara online dengan aman.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
