
Founder dan Lead Kormo Bickey Russell.
JawaPos.com - Kormo hadir di Indonesia. Aplikasi yang merupakan hasil workshop Google Area 120 itu akan menghubungkan para pencari kerja dengan penyedia kerja sektor informal. Kormo disebut menggunakan machine learning dari Google untuk merekomendasikan lowongan kerja yang disesuaikan dengan profil pengguna dan aktivitas pengguna dalam aplikasi.
Hal unik dari Kormo adalah aplikasi ini diklaim bakal membantu job hunter untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka melalui fitur 'Belajar'. Pada fitur itu, Kormo menyediakan modul pembelajaran dalam bentuk video dan artikel. Para pencari kerja akan mendapatkan lencana setiap kali mereka selesai mempelajari modul, sehingga penyedia kerja dapat mengetahui jenis keterampilan atau pengetahuan yang dimiliki pelamar.
Founder dan Lead Kormo Bickey Russell mengatakan bahwa Kormo ingin menjadi lebih dari sekadar platform bagi pencari kerja di sektor informal. "Kami mendorong para pencari kerja dapat menggunakan fitur belajar dari aplikasi Kormo. Dengan begitu mereka dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk mempersiapkan diri sebelum wawancara kerja," jelasnya dalam keterangan resminya kepada JawaPos.com, Jumat (15/3).
Dalam beberapa tahun terakhir, sektor tenaga kerja informal telah menjadi kontributor utama bagi tenaga kerja Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), sektor tenaga kerja informal berhasil menyerap 58 persen pekerja. Angka ini dikatakan lebih tinggi dari tahun lalu. Per Agustus 2018, jumlah pekerja sektor informal mencapai 70,5 juta, lebih banyak dari pekerja di sektor formal.
Kormo juga menghadirkan transparansi bagi pencari dan penyedia kerja dalam bentuk notifikasi. Job hunter ini akan diberitahu saat lamaran mereka sudah dibaca, juga saat mereka dipanggil wawancara hingga sampai ke pengumuman akhir. Sementara penyedia kerja akan diberitahu ketika lamaran pekerjaan yang mereka unggah ke Kormo telah dibaca dan direspons oleh pencari kerja.
Untuk menghadirkan peluang kerja yang relevan, Kormo mengaku telah bermitra dengan berbagai macam bisnis. Mulai dari perusahaan besar hingga perusahaan kecil atau menengah.
Aplikasi Kormo diluncurkan dalam dua versi, yakni untuk pencari kerja dan penyedia kerja. Kormo sendiri lahir dari workshop Google, Area 120, yang pertama kali diluncurkan pertengahan 2017 di Bangladesh. Nama Kormo diambil dari bahasa Bangladesh yang artinya 'bekerja'. Aplikasi Kormo sekarang tersedia secara gratis di Google Play Store.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
