Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 September 2024 | 15.18 WIB

Ketahui Sejarah Singkat Kaskus, Naik Daun Lagi Gara-gara Posting-an Lama Diduga Oleh Gibran Rakabuming Menjelek-jelekkan Prabowo Subianto

Ilustrasi: Kaskus pernah sangat nge-hits di era 2000-an awal sebagai media sosial dan platform diskusi yang banyak digunakan kawula muda di Indonesia. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Media sosial atau platform diskusi Kaskus beberapa hari ini naik daun lagi. Hal tersebut bermula dari netizen yang mengulik jejak digital Gibran Rakabuming yang diduga menjelek-jelekkan Prabowo Subianto saat belum jadi apa-apa melalui akun Kaskus bernama Fufufafa.
 
Menilik sejarahnya, jauh sebelum medsos seperti Facebook, Twitter (saat ini X) dan Instagram terkenal, Kaskus inilah yang jadi cikal bakal kumpulnya orang-orang di jagat maya. Semua yang kenal internet di era 2000-an awal pasti tahu kalau Kaskus adalah komunitas online terbesar di Indonesia.
 
Kaskus didirikan oleh Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan pada 6 November 1999. Saat itu, Kaskus didirikan saat Andrew Darwis berkuliah di Seattle, Amerika Serikat sebagai tugas kuliah.
 
 
Kaskus sendiri merupakan singkatan dari Kasak-kusuk. Di platform tersebut, saat domainnya masih Kaskus.co.us, orang-orang bisa menggelar berbagai diskusi di platform tersebut. Mereka bisa sekadar membaca atau membuat thread.
 
Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa yang berdomisili di Indonesia maupun di luar Indonesia. Platform ini sangat nge-hits pada masanya.
 
Pada bulan Agustus 2005, PC Magazine Indonesia memberikan penghargaan kepada situs Kaskus sebagai situs terbaik dan komunitas terbesar, kemudian Kaskus terpilih kembali sebagai website terbaik pilihan pembaca PC Magazine pada 2006.
 
Pada tanggal 23 Mei 2006 manajemen Kaskus terpaksa mengubah domain dari .com menjadi .us, karena penyebaran virus Brontok yang dibuat dengan tujuan menyerang situs-situs besar Indonesia di mana Kaskus masuk dalam target penyerangan.
 
Awal tahun 2011, Kaskus mengumumkan ekspansi bisnisnya dengan menjalin hubungan kerja sama dengan Global Digital Prima yang merupakan anak perusahaan dari PT Djarum. Selain itu, Kaskus juga akan menambah jumlah server-nya hingga 250 buah serta melakukan perekrutan pegawai baru hingga delapan puluh orang.
 
Pada tanggal 26 Mei 2012 manajemen Kaskus mengubah lagi domain .us menjadi .co.id karena mengalami gangguan dengan DNS. Kesalahaan DNS tersebut dimanfaatkan oleh sebuah forum lain, Selapa.
 
Kaskus dikenal karena Forum Jual Beli (FJB) yang disediakannya. Di Kaskus, pengguna bisa berbelanja dan berjualan langsung di dalam komunitas.
 
Bahkan bahasa anak gaul Kaskus ada yang terbawa hingga kini. Pasti pernah dengar istilah "cendol dong gan", "Pertamax", "Agan", "Afgan", "Bata", "Maho", "IGO" dan lain-lain yang saat itu menandakan bahwa seseorang aktif di platform Kaskus.
 
Sayangnya, Kaskus cenderung tak memiliki inovasi yang berarti di dalam forumnya. Tidak adanya pembaharuan fitur-fitur maupun desain web yang berguna bagi para kaskuser sehingga terlihat sangat ketinggalan zaman dan membuat Kaskus semakin redup sejak 2015 lalu.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore