Tangkapan layar diskusi daring TikTok dalam kampanye #SalingJaga melawan misinformasi jelang tahun politik 2024, Kamis (14/12). (ANTARA/Ahmad Faishal)
JawaPos.com - Platform distribusi video singkat TikTok menyadari bahwa arus informasi akan semakin beragam saat mendekati tahun Pesta Demokrasi Pemilu tahun 2024. Demi menjaga keamanan konten di platformnya, TikTok menyuarakan tagar #SalingJaga.
Platform tersebut kembali melanjutkan inisiatif proaktif untuk melindungi integritas Pemilu dan melawan misinformasi di bawah kampanye #SalingJaga lewat sebuah video panduan kreatif untuk mengedukasi pengguna dan masyarakat umum.
Video beserta rangkaian inisiatif lain tersebut juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat luas agar terus saling menjaga saat mengekspresikan diri, berbagi sudut pandang, dan menjadi bagian dari percakapan yang lebih luas khususnya menjelang Pesta Demokrasi di tahun 2024 mendatang.
Baca Juga: Comeback TikTok Shop Melalui Masa Uji Coba, Terbukti Memberikan Angin Segar Bagi Pelaku UMKM
Disampaikan oleh Faris Mufid, Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, program Saling Jaga merupakan bentuk pengingat untuk seluruh pihak bahwa konten disinformasi merupakan masalah yang harus ditangani bersama-sama, baik oleh pemerintah, TikTok, maupun pengguna.
"Derasnya arus informasi yang bergulir setiap hari tidak jarang membuat warganet kewalahan saat mengolah informasi yang ada termasuk untuk mengonfirmasi kredibilitas dari informasi yang ditemukan di platform digital dan media sosial," ungkap Faris Mufid dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (14/12) dilansir dari Antara.
TikTok juga menyiapkan sejumlah fitur yang akan membantu pengguna untuk berperan dalam #SalingJaga di platform TikTok.
Hal itu juga dilakukan untuk memastikan bahwa setiap konten yang dikonsumsi pengguna sesuai dengan keingin dan preferensi masing-masing.
Salah satu fitur tersebut adalah Report, di mana jika menemukan pelanggaran dan ketidaksesuaian, pengguna bisa menggunakan report secara langsung di aplikasi TikTok.
Kemudian, ada tiga tools yang TikTok siapkan jika ada konten yang tidak sesuai dengan preferensi pengguna.
Pertama, pengguna dapat menahan konten tersebut dan klik not interested.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
