Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Februari 2017 | 17.37 WIB

Terungkap! Mempelai Wanita Ternyata Bukan Titisan Nyai Roro Kidul, Tapi…

KUNJUNGAN – Wakil Bupati Katingan Sakariyas SE, ketika ke tempat Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae. Nampak sebagian warga bergoyong royong melakukan penimbunan di halaman depan rumah Isay Djudae, Kamis (23/2). - Image

KUNJUNGAN – Wakil Bupati Katingan Sakariyas SE, ketika ke tempat Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae. Nampak sebagian warga bergoyong royong melakukan penimbunan di halaman depan rumah Isay Djudae, Kamis (23/2).

JawaPos.com – Rencana penikahan gaib Pangkalima Burung (Panglima Dayak) dengan seorang wanita yang sempat disebut titisan Nyai Roro Kidul bernama Sri Baruno Jagat Prameswari (dari Merapi), kini menjadi perbincangan hangat. Bahkan pernikahan tak biasa ini, juga menimbulkan rasa penasaran sebagian pihak, untuk menyaksikan secara langsung pernikahan Gaib yang akan dilaksanakan hari Selasa tanggal 28 Februari 2017 pukul 08 di kediaman Isay Djudae Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan itu. 



Namun ada juga yang menganggap, bahwa pernikahan ini hanya sekedar pengalihan isu terhadap apa yang sudah terjadi di Kabupaten Katingan selama ini.



Dari penelusuran Kalteng Pos, identitas Sri Baruno Jagat Prameswari kini berhasil terungkap. Mempelai wanita bernama Sri Baruno Jagat Prameswari adalah seorang wanita biasa dan bukan keturunan atau titisan dari Nyai Roro Kidul Ratu Pantai Selatan di pulau Jawa. Sebagaimana disampaikan oleh pihak Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae (87) sebelumnya kepada wartawan. 



Sri Baruno Jagat Prameswari sebenarnya bernama asli Linda Susanti dan usianya 36 tahun berwajah cantik. Sedangkan asalnya dari Magelang Jawa Tengah. 



Nah, meski Sri Baruno Jagat Prameswari ini sama seperti manusia biasa, dia ternyata juga memiliki kelebihan lain dan bisa berkomunikasi dengan alam gaib. 



Ceritanya, bisa terhubung dengan Pangkalima Burung itu bermula ketika suatu hari Sri Baruno Jagat Prameswari ini mendapat bisikan dan berkomunikasi secara langsung dengan Pangkalima Burung itu sendiri. Sehingga terjadilah kesepakatan untuk melakukan pernikahan dengan adat Dayak. 



Lalu bagaimana bisa terpilih lokasi pernikahan di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah? Ini bermula ketika Retno utusan dari Sri Baruno Jagat Prameswari itu mencari orang Dayak asli yang memang bisa menikahkan secara adat Dayak. 



Retno ini tidak hanya langsung datang ke Desa Telok saja, sebelumnya dia sudah keliling ke Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, hingga ke Kalimantan Tengah. 



Pada saat di Palangka Raya dia bersama supirnya jalan-jalan hingga akhirnya sampai di Katingan dan menuju ke wilayah hulu. Sesampai di Desa Telok itulah, dia menanyakan kepada warga, siapa pemuka Adat di Desa Telok? Dan ditunjuklah Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah Isay Djudae. Hingga akhirnya terjadi pertemuan itu dan menyampaikan niat untuk pernikahan Sri Baruno Jagat Prameswari.



Camat Katingan Tengah Hariawan ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya dengan Kapolsek Katingan Tengah AKP Wahono SH sudah bertemu secara langsung sehari sebelumnya (Rabu,red) dengan orang yang bernama Retno di Palangka Raya. 



Dari pertemuan itu memang ada banyak informasi yang mereka dapatkan dari utusan Sri Baruno Jagat Prameswari yang bernama asli Linda Susanti tersebut. Diantaranya adalah seperti informasi yang didapat Kalteng Pos seperti identitas perempuannya, hingga bisa sampai ke Desa Telok dan akan dinikahkan di desa itu. “Ya ceritanya kurang lebih seperti itu,” katanya kepada Kalteng Pos. 



Ditempat yang sama Kapolsek Katingan Tengah AKP Wahono SH, juga membenarkan cerita itu. Bahkan dia mengaku, sejak mencuatnya pemberitaan di media, Retno menghubungi dirinya lewat telepon. “Dimana katanya Sri Baruno Jagat Prameswari menyampaikan melalui ibu Retno, bahwa dirinya keberatan jika disebutkan sebagai titisan dari Nyai Roro Kidul. Dia itu hanya orang biasa saja seperti  kita ini,” jelasnya.



Bahkan kata Kapolsek dirinya juga sempat menanyakan dengan Retno, apakah ada keturunan Ningrat atau kraton dan lainnya. “Dia mengaku tidak ada. Jadi terkait pernikahan ini, karena undangan memang sudah tersebar, ya kita persilahkan saja,” tegasnya. (eri)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore