Jacqueline Gani. (Istimewa).
JawaPos.com - Dalam olahraga di mana angka menjadi penentu cerita, nama Jacqueline Gani kini kerap muncul berulang kali dalam lembar hasil pertandingan di berbagai belahan dunia—bukan sebagai atlet, melainkan sebagai pelatih di balik sejumlah powerlifter paling disiplin dan sukses di generasinya.
Dari Jakarta hingga Seattle, total angkatan, medali, dan capaian kualifikasi atlet-atletnya di ajang tingkat nasional mencerminkan rekam jejak prestasi yang menempatkannya sejajar dengan pelatih internasional mapan, bukan sekadar sosok yang sedang naik daun, melainkan arsitek kinerja tinggi yang telah terbukti.
Pengaruh Gani terlihat jelas di Amerika Serikat, di mana kepelatihannya membawa atlet meraih podium dalam kompetisi besar bebas doping yang disahkan oleh USA Powerlifting, federasi terkemuka di Amerika sejak 1981.
Pada Kejuaraan Negara Bagian Washington USA Powerlifting 2025, sebuah ajang bergengsi yang diikuti 164 atlet elite di Spokane Valley, atlet binaannya mencatat penampilan menonjol, termasuk juara pertama di kelas Men’s Open Raw 140 kg dengan medali emas di bench press dan deadlift serta total angkatan tertinggi di antara persaingan ketat.
Atlet lain di bawah arahannya meraih peringkat kelima di kategori Women’s Raw Open 82,5 kg dengan total 352,5 kg serta medali perunggu di bench press, menunjukkan bahwa program Gani mampu menghasilkan total angkatan optimal sekaligus keunggulan di nomor spesifik melawan kompetitor tingkat nasional.
Keahliannya tidak terbatas pada satu kompetisi atau performa sesaat. Dalam ajang khusus perempuan bebas doping, USA Powerlifting Washington Ladies of Iron 2025, salah satu atletnya finis di posisi kelima secara keseluruhan pada kelas Women’s Open Raw 56 kg dengan total 265 kg, menampilkan ketenangan dan konsistensi teknik di bawah standar penilaian yang ketat.
Sebelumnya, pada USAPL Vancouver Rookie Competition Februari 2025, atlet lain yang dilatih Gani meraih emas di kelas yang sama dengan total 247,5 kg, menandakan kemampuannya mengembangkan talenta dari level pemula menjadi penantang serius dalam waktu relatif singkat. Hasil beruntun di berbagai level kompetisi ini menunjukkan bahwa metodenya efektif di berbagai panggung, dari level awal hingga ajang bertekanan tinggi berbasis kualifikasi.
Komunitas powerlifting di kawasan Pacific Northwest juga merasakan dampak kepelatihannya melalui keberhasilan kolektif banyak atlet dalam satu ajang, menyerupai performa tim pelatih internasional papan atas. Pada RCPU Capitol Hill Classic 2025 di Seattle, yang diikuti sekitar 100 peserta, tim Gani mencatat sapu bersih podium yang luar biasa.
Jacqueline Gani. (Istimewa).
Atletnya, Glenn, meraih emas di kelas Men’s Raw Open 100 kg dengan total 640 kg; Julia memperoleh perak di kelas Women’s Raw Open 125 kg dengan 372,5 kg; Chyna merebut emas di kelas Women’s Raw Open 82,5 kg dengan 352,5 kg; dan Mike menambah emas di kelas Men’s Raw Open 110 kg dengan total 527,5 kg. Keberhasilan menyeluruh dalam satu kompetisi ini tergolong langka dan menegaskan bahwa pendekatan Gani mampu diterapkan lintas kelas berat, gender, dan karakter atlet.
Rekam jejaknya di Amerika Serikat juga dilengkapi dengan kiprah di Indonesia yang tengah mengalami pertumbuhan pesat dalam dunia powerlifting. Di Tanah Air, Gani berperan menjembatani talenta lokal dengan standar internasional. Pada Kejuaraan Nasional Indonesia Powerlifting Association (IPA) Desember 2024 di The Springs Club, Tangerang, atletnya, Indira, finis di peringkat ketujuh kategori Open Women’s dengan total 337,5 kg, menempatkannya di jajaran lifter papan atas federasi.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
