Novak Djokovic di Wimbledon 2025 melawan Flavio Cobolli (Dok. Association of Tennis Professionals)
JawaPos.com - Novak Djokovic kembali menunjukkan mental juara setelah mengatasi perlawanan sengit dari Flavio Cobolli di perempat final Wimbledon 2025. Dalam pertandingan dramatis yang berlangsung Rabu (9/7) di Centre Court, Inggris.
Petenis Serbia itu menang dalam empat set 6-7(8), 6-2, 7-5, 6-4, yang sekaligus mengukir rekor sebagai petenis pertama yang mencapai 14 kali semifinal Wimbledon. Capaian tersebut melewati torehan Roger Federer.
Kemenangan ini bukan tanpa rintangan, Djokovic harus menghadapi permainan agresif Cobolli. Petenis 38 tahun tersebut sempat terpeleset saat memegang match point di set keempat, jatuh dalam posisi split yang menyakitkan.
Sang wasit dan Cobolli langsung mendekat untuk memastikan kondisinya. Meski terlihat kesakitan, Djokovic bangkit perlahan, meregangkan kaki kirinya, lalu kembali fokus ke permainan. Hanya dua poin lagi yang dibutuhkannya untuk menutup pertandingan yang berlangsung selama tiga jam sebelas menit.
Sepanjang laga, Djokovic mencetak 39 pukulan winner dan hanya melakukan 22 kesalahan sendiri (unforced error), menunjukkan statistik yang mencerminkan efisiensinya di lapangan rumput.
“Itu tergelincir yang cukup buruk, tapi hal seperti ini biasa terjadi di lapangan rumput. Syukurnya saya bisa menyelesaikan pertandingan. Sekarang saya akan segera konsultasi dengan fisioterapis untuk memastikan semuanya baik-baik saja.” ujar Djokovic seusai laga, dikutip JawaPos dari laman AP News (10/7).
Dengan kemenangan ke-102-nya di Wimbledon, Djokovic kini mencatat 26 kemenangan dan 8 kekalahan sepanjang musim ini. Pemegang 24 gelar Grand Slam tersebut hanya butuh dua kemenangan lagi untuk meraih gelar Grand Slam ke-25, yang akan menjadi rekor baru di dunia tenis. Jika berhasil juara, Djokovic juga akan menyamai rekor milik Roger Federer dengan delapan gelar Wimbledon.
Di semifinal Jumat (11/7) mendatang, Djokovic akan berhadapan dengan unggulan pertama dunia, Jannik Sinner. Petenis muda Italia itu menyingkirkan Ben Shelton dengan skor 7-6(2), 6-4, 6-4. Saat ini, Sinner unggul tipis 5-4 dalam rekor pertemuan dengan Djokovic, termasuk kemenangan di semifinal Roland Garros bulan lalu.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
