Big Four Tennis (Dok. Roland Garros)
JawaPos.com - Empat pemain tenis papan atas dunia yang dikenal sebagai "Big Four" Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic, dan Andy Murray kembali berkumpul di Court Philippe-Chatrier, Minggu (26/5), dalam rangka penghormatan kepada Rafael Nadal di ajang Roland Garros 2025.
Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi Nadal selama lebih dari dua dekade di Roland Garros, di mana ia mencatatkan rekor 14 gelar juara tunggal putra. Meskipun belum menyatakan pensiun secara resmi, Nadal absen dari kompetisi sejak akhir 2024 dan momen ini dipandang sebagai penutup babak penting dalam kariernya di turnamen Grand Slam of Clay.
Federer, Djokovic, dan Murray hadir langsung untuk memberikan penghormatan. Djokovic baru tiba di Paris beberapa jam sebelumnya usai menjuarai turnamen ATP ke-100 dalam kariernya, sementara Murray melakukan perjalanan pulang-pergi dari London untuk menghadiri acara ini.
Kehadiran ketiga pemain ini menandakan tingkat penghargaan yang tinggi terhadap Nadal sebagai sesama atlet profesional yang telah bersaing dalam berbagai ajang besar selama bertahun-tahun. Dalam acara tersebut, panitia turnamen menyediakan kaus berwarna terracotta untuk seluruh penonton yang hadir di stadion berkapasitas 15.000 kursi.
Mengutip ABC News (26/5), warna itu dipilih untuk mencerminkan warna lapangan tanah liat khas Roland Garros. Nadal berjalan memasuki lapangan utama untuk mengikuti upacara perpisahan berdurasi sekitar 50 menit yang diselenggarakan oleh Direktur Turnamen French Open, Amélie Mauresmo, dan Presiden Federasi Tenis Prancis, Gilles Moretton.
Upacara menampilkan cuplikan video perjalanan karier Nadal di Roland Garros, serta penyerahan plakat perak dengan jejak kaki Nadal yang kini dipasang secara permanen di samping tiang net di lapangan Philippe-Chatrier.
Prestasi Nadal dalam dunia tennis sudah tidak diragukan lagi, atlet kelahiran Spanyol tersebut telah memainkan 115 pertandingan di Roland Garros dengan mencatat 112 kemenangan dan hanya 4 kekalahan.
Selain Big Four sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk juara bertahan tunggal putri Iga Swiatek dan petenis pria Carlos Alcaraz, yang dianggap sebagai penerus Nadal di masa mendatang.
Kehadiran empat pemain ini dalam satu kesempatan dianggap langka mengingat jadwal dan kondisi masing-masing. Selain menunjukkan solidaritas di antara mantan rival, momen ini juga menandai perubahan generasi di dunia tenis pria, dengan semakin terbatasnya keterlibatan keempat pemain tersebut dalam kompetisi aktif.
Dengan diadakannya penghormatan ini, French Open menutup salah satu babak terpenting dalam sejarah turnamen tersebut. Nadal meninggalkan warisan besar sebagai pemain tersukses sepanjang masa di Roland Garros, dan menjadi simbol dominasi era tanah liat dalam dunia tenis modern.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
