
Atlet panahan putri Indonesia Dellie Threesyadinda berpendapat bahwa kekuatan panahan di Asia sangat merata.
JawaPos.com - Atlet panahan Indonesia putri Indonesia Dellie Threesyadinda mengaku tidak bisa menentukan negara mana yang berpotensi menjadi lawan berbahaya di Asian Games 2018 mendatang.
Menurut Dellie, kekuatan panahan di Asia bisa dikatakan cukup merata. Artinya, ia wajib mewaspadai hampir semua negara.
"Kalau untuk nomor compound, Korea Selatan kuat. Beberapa negara lain seperti Tiongkok, Vietnam dan India juga kuat-kuat semua," ujarnya, Selasa (10/4).
Ia mengatakan, dari sekian kejuaraan panahan internasional yang diikutinya, negara yang keluar sebagai juara selalu berganti-ganti.
"Setiap pertandingan mereka itu gantian menangnya. Jadi memang susah dipetakan," sambungnya.
Kondisi ini pun membuat Dellie terus terpacu untuk mengevaluasi diri sembari berlatih. Dellie yakin, Indonesia juga mampu bersaing dan bisa menjadi negara yang diperhitungkan.
Siapapun lawannya kelak di Asian Games 2018 nanti, atlet asal Surabaya, Jawa Timur ini mengaku selalu siap.
Dellie sendiri punya modal untuk meraih medali emas. Ia pernah meraih tiga medali emas PON Sumatera Selatan tahun 2004 lalu.
Tak cuma itu, Dellie juga meorehkan prestasi di tahun 2007 dengan meraih satu medali perak Archery World Cup di Inggris, sebelum kemudian mendapatkan medali perunggu di SEA Games 2017. (ISA)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
