Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juli 2017 | 08.47 WIB

Penjaringan Atlet DKI Tidak Lagi Terfokus di Ragunan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Ratiyono Membuka Poprov di Hall Basket GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (24/7) - Image

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Ratiyono Membuka Poprov di Hall Basket GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin (24/7)

JawaPos.com - Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) DKI Jakarta dibuka di Hall Basket Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/7). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Ratiyono.


Ratiyono menjelaskan, ajang atlet antarpelajar tersebut baru pertama kali diselenggarakan. ”Fokusnya kepada pelajar dari tingkat kota, terus nantinya diangkat ke tingkat provinsi untuk penjaringan atlet potensial,” katanya saat diwawancarai kemarin.


Hal itu, sambung Ratiyono, ke depannya mungkin akan mengurangi kecenderungan DKI yang menggunakan atlet dari SMA Ragunan, Jakarta Selatan, untuk kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).


”Nantinya atlet terbaik lah yang berangkat mewakili DKI. Jadi jika atlet yang bagus itu bukan dari Ragunan mereka harus introspeksi diri. Berarti masih kalah dengan sekolah yang bukan terfokus mencetak atlet,” paparnya.


Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyatakan, kejuaraan tersebut diikuti lima wilayah di DKI. ”Wilayah dari Kepulauan Seribu tidak masuk karena seksi olahraga dan sudin tidak ada disana. Jadi kedepan harus ada pengurus dan pembinaan disana, nanti kami cari polanya,” jelasnya.


Dalam kejuaraan tersebut, terdapat sepuluh cabang olahraga yang dipertandingkan. Yakni, basket, renang, sepak takraw, tenis meja, dan Sepak Bola yang akan dilangusngkan di GMSB Kuningan. Lalu voli di Gelanggang Remaja Jaktim, Silat di GOR Ciracas, Karate di GOR Pasar Minggu, Taekwondo di GOR Pulo Gadung, dan atletik di Stadion Atletik Rawamangun.


Kepala Bidang Olahraga Prestasi Ondang Gupron menjelaskan, Popprov merupakan program kerja Dispora DKI tahun 2017 yang dimulai sejak Minggu (23/7) dan berakhir pada Jumat (28/7).


Adapun, maksud dan tujuan penyelenggaran kejuaran tersebut disebutnya sebagai sarana kompetisi untuk pengembangan prestasi dan tolok ukur untuk menilai pembinaan atlet pelajar di wilayah DKI. ”Selain itu juga untuk melahirkan atlet handal dan mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, dan internasional,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Pusat Tedi Cahyono mengaku belum bisa menargetkan berapa emas yang akan diraih. ”Ini kan peta persaingannya masih gelap. Tapi kami optimistis bisa berikan yang terbaik,” ungkapnya.

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore