
SEJARAH: Oliver Jarvis membalap untuk DC Racing, tim milik Jackie Chan bersama Ho-Pin Tung dan Thomas Laurent pada ajang Le Mans 24 Hours 2017 yang berlangsung mulai 18 Juni lalu.
JawaPos.com- Setahun lalu, aktor laga legendaris Jackie Chan menerima penghargaan Oscar untuk dedikasi dan karir panjangnya di dunia film. Setahun berselang, Jackie Chan meraih ’’Oscar’’ keduanya di ajang balapan ketahanan berkendara kondang, Le Mans 24 Jam.
Jackie Chan adalah salah seorang pemilik tim balap DC ORECA-Gibson yang berlaga di kelas Le Mans Prototype (LMP) 2. Dua mobilnya berhasil finis di podium 2-3 secara overall dalam balapan yang berlangsung Minggu (18/6) di Prancis. Dua mobil itu hanya kalah oleh tim pabrikan top LMP1 Porsche. DC ORECA-Gibson sendiri sudah memastikan kemenangan di kelas LMP2, 70 menit sebelum balapan usai.
LMP1 adalah kelas yang diikuti tim-tim pabrikan. Sedangkan LMP2 merupakan tim privateer atau satu kelas di bawah LMP1. Karena hasil itu pula, Chan hanya bisa menyamakan prestasi tersebut dengan Oscar. Bukan award yang lain. Chan meraih piala kehormatan Oscar pada 2016 atas kontribusi luar biasanya dalam film.
Prestasi di Le Mans sendiri merupakan sejarah bagi dunia motorsport Tiongkok. Sebab, sebelumnya, tidak ada satu pun tim dan pembalap asal Negeri Panda (atas nama Ho-Pin Tung) yang meraih prestasi sebesar ini pada balapan semegah Le Mans 24 Hours.
Sayang, Chan tidak bisa merayakan sukses besar itu bersama timnya. Setelah balapan, seluruh awak tim berkumpul untuk mendengarkan ucapan selamat dari aktor kondang berusia 63 tahun itu melalui telepon. ’’Ini benar-benar terasa seperti ketika aku meraih Oscar. Aku menyaksikannya (balapan) melalui video, aku menyesal tak bisa hadir di sana. Tapi, di mana pun kalian berada, kita menang!'' ucapnya, lantas disambut sukacita dari segenap tim.
Tim juara LMP2 dan finis runner-up overall diisi line-up sejumlah pembalap tangguh seperti Oliver Jarvis, Ho-Pin Tung, dan Thomas Laurent. Sementara itu, mobil kedua dikendarai David Cheng (salah seorang pemilik tim) bersama Alex Brundle dan Tristan Gommendy. Tim ini finis ketiga di kelas LMP2 dan keempat secara overall. Namun, posisi mereka akhirnya naik ke urutan ketiga setelah salah satu mobil tim Vaillant Rebellion didiskualifikasi karena terbukti melakukan modifikasi terlarang. ’’Ini sangat bersejarah,’’ kata David Cheng.
Jackie Chan membeli saham tim DC Racing tahun lalu. Menurut Cheng, pembentukan tim ini dipikirkan sejak empat tahun lalu. Tujuannya adalah mengembangkan talenta pembalap-pembalap muda Tiongkok. ’’Aku dan Jackie sudah saling mengenal 3–4 tahun lalu. Setelah aku dan Ho Pin membalap di Le Mans pada 2015, sekitar pukul 16.00, Jackie dan aku memiliki ide untuk membangun tim untuk mendukung pembalap Tionghoa dan agar Tiongkok punya tim yang berlaga di Le Mans,’’ terangnya.
Pada tahun kedua kepemilikannya, Chan bisa berbangga karena dua jam sebelum balapan berakhir, dua mobilnya mampu bertarung di posisi lima besar. Situasi tersebut terjadi setelah Toyota mengalami masalah bertubi-tubi sepanjang balapan. Karena masalah Toyota itu, untuk kali pertama sepanjang sejarah Le Mans 24 Jam, ada mobil LMP2, yang kelasnya di bawah LMP1, mampu memimpin lomba. Meski, pada akhirnya, Porsche LMP1 mengambil alih posisi terdepan, 70 menit terakhir jelang bubaran.
Menurut Cheng, begitu melihat timnya memimpin balapan, Chan langsung mencari penerbangan ke Prancis untuk bisa merayakan kesuksesan itu dengan timnya. Chan berada di Tiongkok karena ada komitmen dengan pihak lain yang tidak bisa dibatalkan. (cak/c17/nur)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
