
Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan mulai melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badannya.
JawaPos.com - Lifter putra Indoneisa Eko Yuli Irawan mulai menjalani diet ketat untuk menurunkan berat badannya. Berat badan Eko harus memadai agar bisa ikut serta di Kejuaraan Dunia 2018 di nomor 61 kg.
Untuk diketahui, jawara Asian Games 2018 itu harus menurunkan berat badannya karena nomor angkatan 62 kg yang merupakan nomor andalannya sudah tidak dipertandingkan lagi. Ke depan, Eko sudah harus bertanding di kelas 61 kg hingga Olimpiade Tokyo 2020.
"Persiapan sebetulnya sama saja. Tinggal pulihkan angkatan kemarin di Asian Games 2018, dan sekarang mulai diet karena berat badan harus turun lagi satu kilo," kata Eko.
Dalam latihannya, Eko Yuli juga sudah mulai mencoba nomor-nomor angkatan barunya. Eko harus segera beradaptasi agar ia bisa tampil dengan prima di Kejuaraan Dunia 2018 yang akan berlangsung di Ashgabat, Turkmenistan pada bulan Oktober nanti.
Menyoal lawan, Eko menuturkan bahwa selain akan bertarung dengan musuh-musuhnya di Asian Games 2018 kemarin, ia juga harus berduel dengan lawan-lawan dari negara lain.
"Untuk kekuatan lawan sudah dipetakan. Di luar Asia, ada lawan berat dari Kolombia. Sekarang ini saya tinggal jaga badan saja agar jangan sampai cedera atau kram," ujar Eko.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
