
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana
Jawapos.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bereaksi terhadap keputusan Federasi Angkat Berat Asia (AWF) terkait penghapusan kelas 62 kg di Asian Games 2018.
Untuk diketahui, Federasi Angkat Berat Asia (AWF) sudah mengeluarkan edaran resmi ihwal penghapusan kelas 62 kg dari Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.
Hal ini dianggap merugikan Indonesia karena salah satu lifter terbaik Tanah Air, Eko Yuli Irawan berada di kelas tersebut..
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana mengaku sangat kaget dengan adanya surat pencoretan tersebut. Sebagai langkah awal, kata Mulyana, pihaknya sudah bersurat ke Olympic Council of Asia (OCA).
"Kami bersurat lebih dulu ke INASGOC, dan tembusannya ke presiden dan wakil presiden OCA terkait penghapusan kelas 62 kg yang tanpa dasar dan alasan yang kuat," kata Mulyana.
Dengan surat tersebut, kata Mulyana, Kemepora berharap dalam sisa waktu enam bulan jelang Asian Games 2018 hal ini bisa dipertimbangkan kembali.
"Di dalam isi surat, kami tegaskan untuk mengembalikan lagi kelas 62 kg. Itu yang sangat kami tekankan," katanya.
Kemenpira memang berhak resah dengan penghapusan nomor ini, karena dari semua kelas, Indonesia paling berpeluang merebut emas di nomor ini dengan adanya Eko Yuli yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016. (ISA)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
