
BINTANG LAPANGAN: Ilham Jaya Kesuma (kanan) dan Boas Salossa saat membela timnas Indonesia melawan Vietnam pada Piala AFF 2004. Tahun itu Ilham menjadi top scorer. (AFP Photo)
PIALA AFF 2020 sudah bergulir sejak 5 Desember lalu. Ajang itu memantik ingatan publik pada mantan striker timnas Ilham Jaya Kesuma. Di Piala AFF 2004, Ilham menjadi top scorer dengan mengantongi tujuh gol. Apa saja kesibukan pemain yang dijuluki sebagai Filippo Inzaghi-nya Indonesia itu sekarang? Dan, bagaimana harapan dia untuk timnas yang tengah berlaga di Piala AFF? Jawa Pos berkesempatan untuk berbincang dengan pemain kelahiran Palembang, 19 September 1978, itu.
Apa kabar, Bang Ilham?
Alhamdulillah baik.
Setelah gantung sepatu, apa kesibukannya sekarang?
Saat ini saya bekerja sebagai staf di Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang. Selain itu, saya melatih beberapa sekolah sepak bola (SSB) dan tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Tangerang.
Dulu menjadi pemain, tapi kini melatih. Apa saja tantangannya?
Awalnya sih memang sulit. Belajarnya juga susah. Apalagi mengambil lisensinya. Berat. Menjadi pelatih harus bisa me-manage waktu dan program. Sekarang saya menjalani proses belajar itu pelan-pelan.
Sekarang sudah pegang lisensi apa ini?
Saya sudah memegang lisensi B AFC. Tadinya sempat ingin mengambil lisensi A AFC. Namun, saat itu saya ada urusan keluarga.
Saat masih aktif bermain, apa kiat-kiat Bang Ilham sehingga bisa meraih prestasi seperti jadi Player of the Year pada 2002?
Saya selalu merasa tidak pernah puas. Jika ada kekurangan dalam sebuah pertandingan, saya akan fokus memperbaiki kekurangan itu. Kekurangan itu saya perbaiki di luar jam latihan.
Jadi, dulu jika latihan tim pagi selesai pukul 09.00, saya bisa pulang ke mes pemain sekitar pukul 11.30. Saya menambah latihan pribadi. Misalnya, shooting saya kurang akurat. Saya fokus memperbaiki itu. Latihan sendiri saja di kotak penalti. Lalu, sebelum tidur, saya rutin melakukan skipping selama 30 menit.
Bang Ilham pernah menjadi top scorer di Piala AFF 2004. Masih teringat saat-saat itu?
Ya, memori itu masih terkenang baik sampai sekarang. Walaupun, saya bukan pemain asal Indonesia terakhir yang menjadi top scorer. Setelah saya, Budi Sudarsono menjadi top scorer Piala AFF 2008 dengan 4 gol. Saya berharap pada Piala AFF tahun ini, ada lagi pemain asal Indonesia yang menyabet gelar top scorer.
Bagaimana peluang Indonesia pada Piala AFF tahun ini, Bang?
Indonesia memiliki peluang besar. Namun, Indonesia harus memperbaiki permainan. Kemenangan 4-2 atas Kamboja tentu harus diapresiasi. Tapi, menurut saya, permainan Indonesia tidak seperti saat menjalani rangkaian pertandingan uji coba di Turki.
Saat di Turki, Indonesia berani menekan di atas. Saya tidak tahu apakah cara bermain saat melawan Kamboja adalah bagian dari rencana pelatih atau bukan. Namun, menurut saya, kalau cara bermain masih seperti itu, Indonesia akan kesulitan saat melawan Vietnam.
Apakah masih kurang tajam para striker kita?
Saya melihat striker lokal tajam terakhir adalah Boaz Solossa. Setelah itu, rasanya tidak ada lagi. Menurut saya, ada beberapa penyebab. Salah satunya, kualitas pemain itu sendiri. Saya melihat banyak pemain sekarang yang gampang cepat puas. Apalagi ada media sosial. Pemain jadi gampang terekspose. Itu jadi masalah.
Sekarang ini ada banyak mantan pesepak bola nasional yang jadi pelatih tim Liga 1. Apakah Bang Ilham juga punya rencana seperti itu?
Pasti ada rencana ke sana. Namun, kalau boleh jujur, saya lebih tertarik membina pemain muda. Sebab, pembinaan pemain muda adalah fondasi tim nasional. Saya melihat masih banyak yang harus dibenahi di level youth. Jadi, saya lebih tertarik fokus ke situ.
Apakah pengalaman-pengalaman selama ini akan ditularkan ke para pemain muda yang dilatih saat ini?
Insya Allah. Namun, sebagai pelatih, saya cuma bisa memberikan arahan. Semua bergantung ke pemain itu sendiri.
---
ILHAM JAYA KESUMA DALAM ANGKA
2002 Ilham dinobatkan sebagai Player of the Year di Liga Indonesia.
118 Gol dicetak Ilham selama karier di level klub.
7 Gol saat Piala AFF 2004 menjadikan Ilham sebagai top scorer. Dia juga top scorer liga Indonesia pada 2002 dan 2004.
5 Klub profesional telah dibela. Yakni, Persita Tangerang, MPPJ Selangor, Persisam Putra Samarinda, Mitra Kukar, dan Sriwijaya FC Palembang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
