
CEO Halodoc Jonathan Sudharta, Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto, CEO Cigna Indonesia Benjamin Furneaux, Chief Direct Marketing Officer Yuda Wirawan saat peluncuran, Kamis (13/7/2017).
JawaPos.com - PT Asuransi Cigna Indonesia bekerjasama dengan perusahaan aplikasi kesehatan digital Halodoc untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para nasabahnya. Melalui aplikasi itu, nasabah Cigna dapat berkonsultasi gratis secara online dengan 19.000 dokter dari berbagai spesialisasi.
"Pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat penting untuk mendeteksi penyakit sehingga bisa ditangani secepat mungkin. Dengan menggandeng Halodoc, nasabah Cigna dapat kapan saja berkonsultasi dengan banyak dokter tanpa harus bayar dan antri," ujar Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto disela peluncuran Cigna Premium Health Protection kemarin (13/7).
Ini merupakan layanan pertama di Indonesia yang diberikan perusahaan asuransi kepada nasabahnya. Tidak hanya untuk berkonsultasi medis, nasabah Cigna juga bisanmelakukan pembelian obat-obatan dengan layanan antar gratis."Tinggal pilih dokternya, klik dan bisa konsultasi via chat, voice call, maupun video call dimanapun dan kapanpun," terangnya.
Melalui aplikasi ini nasabah Cigna akan sangat dimudahkan karena tidak perlu membayar biaya pendaftaran di rumah sakit dan biaya konsultasi dokter yang saat ini sekitar Rp 150-300 ribu. Nasabah Cigna tidak perlu membayar biaya konsultasi dokter di aplikasi Halodoc yang sebesar Rp 25 ribu."Tentu saja ini menghemat waktu dan biaya daripada pergi ke rumah sakit," sebutnya.
CEO Halodoc Jonathan Sudharta mengatakan kerjasama ini akan sangat berguna bagi nasabah asuransi Cigna. Ini merupakan suatu terobosan baru dalam dunia kedokteran yang diperkirakan booming di masa depan."Tujuan Halodoc adalah untuk menyederhanakan akses kesehatan bagi siapapun, dimanapun lewat smartphone tanpa harus keluar rumah atau kantor," ungkapnya.
Head of Product Marketing Cigna Jong Wie Siu menambahkan, masyarakat perlu memiliki asuransi karena biaya pengobatan dan perawatan di Indonesia terus meningkat setiap tahun.""Kenaikan biaya kesehatan tiap tahun terjadi melebihi tingkat penghasilan. Biaya untuk obat-obatan naik 11 persen, biaya kesehatan umum dalam lima tahun terakhir naik 13,55 persen," tuturnya.
Selain itu, tambah Jong, tingkat kenaikan biaya kesehatan di Indonesia nomor tiga terbesar di Asia stelah Vietnam dan Thailand. Sementara, nasabah di Indonesia menginginkan benefit yang bagus untuk layanan kesehatan mereka baik proses medisnya maupun fasilitasnya."Sekarang mulai banyak nasabah yang ingin dapat fasilitas gratis gym, atau spa," jelasnya. (tih/wir)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
